Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Utang Taruhan Judi Sabung Ayam Berujung Tewasnya Rai Sina

Bercak-bercak darah yang sudah menghitam menempel di tanah, tembok, dan halaman depan sebuah rumah kontrakan di Banjar Kang Kang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Utang Taruhan Judi Sabung Ayam Berujung Tewasnya Rai Sina
Kolase Tribun Bali
Lokasi kejadian pembunuhan Made Rai di Parerenan, Mengwi, Badung, Sabtu (10/2/2018). 

Untungnya peristiwa tersebut dapat dilerai oleh para bebotoh lainnya yang ada saat itu.

"Menurut keterangan pelaku, mereka sempat taruhan namun ketika pelaku menang, korban justru tidak mau membayar dengan alasan tidak punya uang lagi," ujar salah satu sumber.

Seminggu berikutnya mereka kembali bertemu pada acara yang sama.

Pada saat itu, korban sempat menyenggol pelaku dan melontarkan kata-kata yang isinya mengajak berkelahi, dan lagi-lagi peristiwa tersebut pun diredam oleh rekan lainnya di tempat sabung ayam.

Baca: Pegawai Bandara Juwata Dapat Upah Rp 4 Juta Antar 1 Kg Sabu dari Tarakan Menuju Balikpapan

"Kejadiannya terus memanas, tapi karena di tempat tajen kan dilerai dengan teman-temannya yang ada di sana," imbuh sumber di kepolisian.

Tantang Pelaku Berkelahi
Puncaknya, Sabtu (10/2/2018) sekitar pukul 12.00 Wita, korban justru mendatangi rumah kontrakan pelaku saat sedang tertidur.

Rekomendasi Untuk Anda

Awalnya, pelaku mendengar ada orang yang datang ke kontrakan kemudian menggedor-gedor pintu kamarnya.

Mendengar hal tersebut, pelaku pun mengintip melalui jendela dan melihat korban sedang berdiri di depan pintu rumahnya sembari mengeluarkan kata-kata menantang untuk berkelahi.

"Nah mendengar tantangan dari korban, pelaku kemudian membuka pintu rumahnya. Keduanya sempat adu mulut atau cekcok," ungkapnya.

Korban Pembunuhan di Mengwi_1
Korban tewas bersimbah darah akibat perkelahian yang terjadi di sebuah rumah kos di Banjar Kang Kang, Desa Pererenan, Mengwi, Badung, Sabtu (10/2/2018).

Setelah sempat adu mulut, korban sempat berbalik menuju sepeda motornya yang diparkir di luar pagar guna mengambil sesuatu.

Sedangkan pelaku kembali masuk ke dalam kamarnya untuk mengambil sebilah pedang.

Namun tak disangka, ketika pelaku melihat korban masuk ke halaman rumah kontrakannya, pelaku langsung menebas korban secara membabibuta hingga jatuh tersungkur bersimbah darah.

Baca: Jenazah Korban Pagi Ini Dibawa ke Tangerang Selatan

"Pelaku yang sudah menggenggam sebilah pedang langsung menebas korban secara membabibuta ketika masuk ke halaman rumah kontrakannya," ungkapnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas