Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ditertibkan Satpol PP Pedagang Tetap Akan Berjualan

Salah satu pedagang yang lapaknya dibongkar sempat komplain. Sebab, mereka tak punya pekerjaan lain selain berjualan di belakang PN Medan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Array Anarcho
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Ditertibkan Satpol PP Pedagang Tetap Akan Berjualan
Tribun Medan/Array Argus
Berliana, salah satu pedagang yang akan tetap berjualan di Jalan Candi Prambanan tepatnya di belakang PN Medan. Perempuan berambut ikal ini sempat komplain ketika petugas Satpol PP menggusur lapaknya, Selasa (13/2/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN -- Sejumlah bangunan semi permanen yang merupakan lapak para pedagang di Jalan Candi Prambanan, tepatnya di belakang Pengadilan Negeri (PN) Medan dibongkar paksa petugas Satpol PP dan Kecamatan Medan Petisah. Pembongkaran ini dilakukan berdasarkan permintaan Ketua PN Medan.

Salah satu pedagang yang lapaknya dibongkar sempat komplain. Sebab, mereka tak punya pekerjaan lain selain berjualan di belakang PN Medan.

"Alasan Ketua PN minta kami digusur karena lapak kami menempel di dinding mereka. Kalau memang itu alasannya, besok ya aku jualan lagi lah. Tapi pakai gerobak aja. Kan enggak nempel ke dinding mereka," kata Berliana boru Pasaribu, Selasa (13/2/2018).

Perempuan berambut ikal ini mengatakan, dirinya sudah puluhan tahun membuka lapak di Jalan Candi Prambanan. Namun, baru kali ini ditertibkan karena Ketua PN membuka lapak baru di dalam pengadilan untuk pihak luar.

"Dia menggusur kami. Sementara di dalam pengadilan ada lapak-lapak berjualan. Yang kami kesalkan, kenapa kami tidak diajak berdialog. Malah orang luar yang jualan di dalam itu," katanya.

Untuk membiayai kebutuhan sehari-hari, lanjut Berliana, dirinya hanya mengandalkan penghasilan sebagai pedagang. Maka dari itu, ketika lapaknya digusur, ia akan tetap membuka lapak keesokan harinya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Mau makan apa kalau enggak jualan! Ya tetap jualan lah besok. Tapi pakai gerobak aja. Jadi enggak ada alasannya lapak kami nempel di dinding pengadilan," pungkas Berliana.

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas