Pembangunan Terminal Cibeber Terancam Batal, Ini Pemicunya
Dinas Perhubungan, Kota Cimahi berencana membebaskan lahan seluas 750 meter persegi hingga 1.000 meter persegi milik dua Kepala Keluarga (KK)
Editor: Eko Sutriyanto
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNNNEWS.COM, CIMAHI - Pembangunan terminal tipe C atau subterminal bagi angkutan kota (angkot) di Cibeber, Kota Cimahi yang akan dibangun Pemerintah Kota Cimahi harus kembali tertunda.
Pembangunan harus tertunda karena pemilik lahan yang tanahnya akan dibeli untuk dijadikan terminal itu enggan untuk menjualnya.
Dinas Perhubungan, Kota Cimahi berencana membebaskan lahan seluas 750 meter persegi hingga 1.000 meter persegi yang terletak di RW 6, Kelurahan Cibeber milik dua Kepala Keluarga (KK).
Kepala Bidang Angkutan dan PJU, Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang, jika lahan milik dua KK itu gagal dibebaskan, maka rencana pembangunan terminal juga bisa saja gagal.
"Saat ini kan baru setengahnya yang sudah dibebaskan, kalau hanya setengah, nanti bentuk terminalnya seperti letter L," ujar Endang saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (4/3/2018).
Ia mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih melakukan pendekatan terhadap pemilik lahan dan diharapkan akhir tahun bisa selesai.
Baca: Polisi Bongkar Peran 4 Pelaku Pembunuhan Sadis di Dekat Terminal Purbaya
Pemerintah Kota Cimahi harus mengeluarkan dana Rp 2 miliar dengan asumsi harga permeter tanah sebesar Rp 2,5 juta.
Namun, untuk tahun 2018 ini pihaknya belum mengalokasikan anggaran pembebasan lahan tersebut.
"Untuk 2017 sebetulnya sudah siap anggarannya, tapi kan muncul kendala ini," kata Endang.
Untuk 2018 kata dia, justru tidak dialokasikan untuk pembebasan, tetapi dianggarkan untuk pembangunan fisik.
"Jadi nanti di perubahan, kita geser untuk pembebasan lahan dulu anggarannya," katanya.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.