Tribun

Pemprov Kaltara Bebaskan Lahan Hampir 500 Hektar Sebagai Pusat Pemerintahan

Penuntasan pembebasan lahan kawasan perkantoran instansi vertikal itu ditarget pada bulan Juli hingga Agustus 2018

Editor: Eko Sutriyanto
Pemprov Kaltara Bebaskan Lahan Hampir 500 Hektar Sebagai Pusat Pemerintahan
Tribun Kaltim
Masterplan Kota Baru Mandiri Tanjung Selor terpampang di ruang rapat gubernuran beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim Muhammad

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG SELOR - Proyek pembangunan pusat pemerintahan Pemprov Kalimantan Utara dalam Kawasan Kota Baru Mandiri Tanjung Selor dalam tahap penyiapan lahan.

Tahun lalu lahan sudah dibebaskan seluas 96,7 hektare menelan anggaran Rp 72 miliar. Itu mencakup kawasan kantor gubernur, dan sebagian kecil perkantoran organisasi perangkat daerah dan akses yang menghubungkan alun-alun dengan area instansi vertikal.

Tahun ini Dinas PUPR Perkim Kalimantan Utara meneruskan pembebasan lahan di areal intansi vertikal seluas 476,5 hektare. Masih ada dana tersisa pembebasan lahan di kas daerah sebanyak Rp 47 miliar.

Lahan seluas 476,5 hektare itu menjadi tempat pendirian markas Polda, Korem, Pengadilan Tinggi, Kejaksaan Tinggi, Kanwil Kemenag, Kanwil Pertanahan, dan instansi vertikal lainnya.

"Di areal situ juga bakal ada perumahan-perumahan instansi vertikal, khususnya unsur pimpinannya. Ada juga plaza nanti di areal itu," kata Kepala Dinas PUPR Perkim Kalimantan Utara melalui Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Kota Baru Mandiri Tanjung Selor, Saiful, saat disua Tribun, Rabu (14/3/2018).

Dana Rp 47 miliar belum cukup untuk membebaskan lahan 476,5 hektare itu.

Solusinya, pemprov akan membayar down payment atau DP.

"Sifatnya DP dulu. Masyarakat yang setuju kita bayar. Sisanya kita akan bayar melalui anggaran perubahan tahun ini atau bisa juga di APBD murni 2019," katanya.

Penuntasan pembebasan lahan kawasan perkantoran instansi vertikal itu ditarget pada bulan Juli hingga Agustus 2018.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas