Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Penembak Adik Ipar Keluar Rumah Tenteng Senjata Api Tak Lama Setelah Terdengar Suara Letusan

"Saya enggak dengar. Cuma dengar suara letusan itu. Pas keluar, sempat lihat tapi sudah agak jauh. "

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Polisi Penembak Adik Ipar Keluar Rumah Tenteng Senjata Api Tak Lama Setelah Terdengar Suara Letusan
TRIBUN MEDAN/JEFRI SUSETIO
POLISI melakukan pemeriksaan di satu rumah di kawasan Mandala, Medan, Rabu (4/4), yang merupakan TKP penembakan diduga dilakukan seorang oknum polisi terhadap laki-laki yang disebut-sebut sebagai adik iparnya. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Menjelang tengah malam, warga di Jalan Tirtosari Gang Keluarga, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, Sumatera Utara, dikejutkan suara mirip letusan mercon yang belakangan diketahui merupakan letusan senjata api.

Seorang perempuan warga setempat yang namanya tidak ingin dipeublikasikan menyebut saat kejadian dirinya sedang berada di dalam rumah.

Baca: Seorang Polisi Tembak Adik Ipar di Medan

"Suaranya keras, beruntun beberapa kali. Seperti mercon, tak tahunya letusan pistol. Kami kaget sekali," katanya, Rabu (4/4/2018) malam.

Lebih mengagetkan karena pelaku penembakan adalah orang yang dia kenal.

"Anak pemilik rumah itu. Dia polisi, sekarang sudah pindah tugas. Tadi pas datang dengar-dengar dari tetangga lain, sempat disalaminya orang-orang sini," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Warga PALI Dihebohkan Dengan Penangkapan Sosok Mahluk Aneh Bertelinga Lebar

Setelah kejadian, sejumlah warga sempat melihat oknum polisi yang diduga pelaku keluar rumah dengan menenteng senjata.

Tidak ada warga yang berusaha mengadang atau sekadar bertanya.

Ditanya mengenai penyebab penembakan, perempuan ini mengaku tidak tahu.

"Saya enggak dengar. Cuma dengar suara letusan itu. Pas keluar, sempat lihat tapi sudah agak jauh. Bawa perempuan, mungkin mamaknya (ibu). Soalnya, mamaknya itu, kan, sedang sakit juga," katanya.

Baca: Sudah Lima Hari Menghilang, Bule Asal Selandia Baru Belum Ditemukan Dari Gunung Merbabu

Walau pelaku sudah pergi, tidak ada warga yang berani masuk ke dalam rumah.

Baru setelah polisi datang mereka ikut masuk dan melihat Jumingan alias Jun telah terkapar bersimbah darah.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas