Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Linglung, Polisi Belum Tahu Motif Wakapolres Lombok Tengah Tembak Adik Iparnya

‎Penyidik Polda Sumut mengalami kesulitan memeriksa Waka Polres Lombok Tengah, Kompol Fahrizal (41).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Linglung, Polisi Belum Tahu Motif Wakapolres Lombok Tengah Tembak Adik Iparnya
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Personel Brimob Sumut menggiring tersangka Kompol Fahrizal (tengah) saat gelar kasus di Mapolda Sumut, Medan, Kamis (5/4/2018). Fahrizal menembak adik iparnya sendiri bernama Jumingan hingga tewas dan langsung menyerahkan diri ke Polsek setempat. TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - ‎Penyidik Polda Sumut mengalami kesulitan memeriksa Waka Polres Lombok Tengah, Kompol Fahrizal (41).

Polisi yang jadi tersangka kasus penembakan terhadap adik iparnya, Jumingan (33)‎ tersebut masih linglung.

Sehingga, kepolisian belum bisa menggali informasi terkait motif penembakan yang dilakakan perwira menengah polisi tersebut.

Baca: Sasar Daerah Mematikan, Polisi Duga Pelaku Pembunuhan Purnawiran TNI AL di Cilandak Orang Terlatih

"‎Motifnya belum tahu, karena sampai dengan saat ini tersangka belum diperiksa, karena masih linglung," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, Jumat (6/4/2018).

Rina menambahkan bahwa sudah melakukan sejumlah pemeriksaan terhadap 4 orang saksi.

Rekomendasi Untuk Anda

Seluruh saksi mayoritas masih dari keluarga Kompol Fahrizal dan juga keluarga korban.

Baca: Korlantas Polri Akan Optimalkan Fungsi Rest Area Saat Arus Mudik 2018

"Saksi yang diperiksa sudah 4 orang, untuk gelar pra rekontruksi belum tahu kapan," ujar Rina.

Rina menjelaskan pihaknya sudah melakukan olah TKP di Jalan Tirtosari, Gang Keluarga nomor 14, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara.

Sejumlah barang bukti sudah diamankan seperti satu pucuk senpi berjenis revolver, 6 butir selongsong amunisi, 1 butir proyektil, KTA Polri dan 1 buah kartu senpi.

Baca: Istri Hunaedi Lihat Pelaku Pegang Dada dan Benturkan Kepala Suaminya

"Kalau ada perkembangan segera saya update informasinya kepada kawan-kawan media lah," jelas Rina Sari Ginting.

Perlu diketahui, Kompol Fahrizal, sebelum menjabat Wakapolres Lombok Tengah, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas