Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Terjun dari Lantai 6 Mall, Dokter Lulusan Terbaik Itu Pernah Gagal Dua Kali Ambil Spesialis Jantung

Tim penyidik Polsek Tegalsari Surabaya menduga dokter berusia 29 tahun itu nekat mengakhiri hidup lantaran mengalami tekanan psikis.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Suut Amdani
zoom-in Terjun dari Lantai 6 Mall, Dokter Lulusan Terbaik Itu Pernah Gagal Dua Kali Ambil Spesialis Jantung
surya/pipit maulidiya
Lokasi jatuhnya Michael Mulyono yang bunuh diri dengan cara meloncat dari lantai 8 di loading dock Tunjungan Plasa 6 Surabaya, Rabu (11/4/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Peristiwa tragis terjadi di Tunjungan Plaza (TP) 6 Surabaya bersamaan dengan kebakaran yang melanda pusat pertokoan terbesar di Surabaya, Rabu (11/4/2018).

Seorang lelaki bernama Michael Mulyono (29) ditemukan tewas usai meloncat dari lantai 8 TP 6.

Sosok Michael mengagetkan banyak pihak.

Dia seorang dokter umum alumnus Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga Surabaya.

Sebelumnya, Micheal membuka praktek di sebuah klinik di daerah Tandes, Surabaya.

Polisi pun akhirnya menyimpulkan penyebab tewasnya pria kelahiran tahun 1989 itu murni bunuh diri.

Unit Indonesia Automatic Fingerprint Indentification System (INAFIS) atau Unit Identifikasi Polrestabes Surabaya, Aiptu Pudji Hardjanto mengungkapkan jatuhnya Michael bukan kecelakaan.

Rekomendasi Untuk Anda

Pasalnya lantai atas Tunjungan Plaza terdapat pembatas setinggi dada orang dewasa.

"Kalau kecelakaan ngapain kecelakaan di situ masak main-main disitu, " jelasnya.

Luka yang diderita juga luka akibat terjatuh tanpa adanya kekerasan disengaja. Dalam artian luka terjadi karena benturan akibat terjatuh dari ketinggian.

"Pastinya saat jatuh masih dalam kondisi sadar, karena dalam CCTV juga terlihat kakinya jatuh lrbih dulu, tangannya berusaha menahan kemudian tidak sadar, "tegasnya.

Menurutnya, luka yang dialami Michael umum ditemui pada jenazah akibat bunuh diri.

Bagaimana bisa seorang berpendidikan tinggi bisa nekat bunuh diri?

Tim penyidik Polsek Tegalsari Surabaya menduga dokter berusia 29 tahun itu nekat mengakhiri hidup lantaran mengalami tekanan psikis.

Menurut Kapolsek Tegalsari, Kompol David Triyo Prasojo, dari saksi-saksi yang dimintai keterangan menyebutkan korban sedang memiliki tekanan psikis yang luar biasa.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas