Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dulu Sangat Benci Polisi, Mantan Teroris Tak Menyangka Dibiayai Umrah oleh Pak Kapolres

Tanpa diduga, rezeki datang menghampiri warga Desa Tenggulun Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Dulu Sangat Benci Polisi, Mantan Teroris Tak Menyangka Dibiayai Umrah oleh Pak Kapolres
Istimewa
Kapolres Lamongan, AKBP Feby D.P. Hutagalung saat menyerahkan perlengkapan umrah pada Syaiful Arif, mantan teroris asal Tenggulan Lamongan, Sabtu (14/4/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, LAMONGAN - Syaiful Arif, alias Abid (38), mantan teroris yang pernah mendekam di lapas selama 6 tahun, menjadi sosok yang paling beruntung saat ini.

Tanpa diduga, rezeki datang menghampiri warga Desa Tenggulun Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan ini.

Ia berangkat ke tanah suci Mekkah untuk beribadah umrah secara cuma-cuma.

Arif merupkan mantan teroris yang cedera pada kaki kanannya karena ditembus timah panah saat baku tembak dengan polisi di Poso.

Ia berhasil ditangkap dan divonis 6 tahun hukuman oleh PN Poso.

Setelah keluar dan menghirup udara segar, Arif kembali pulang ke kampung halamannya yang juga tanah kelahiran trio bomber, Mukhlas, Amrozi dan Ali Imron.

Pasca kepulangannya, Arif tidak lagi menggalang kekuatan untuk memusuhi pemerintah ataupun polisi.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Survei KedaiKOPI: TGB Zainul Majdi Paling Religius Dibandingkan Jokowi

Ia kemudian bergabung dengan Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) yang didirikan mantan kombatan, teroris dan pentolan Jamaah Islamiyah (LI), Ali Fauzi bersama puluhan mantan teroris lainnya.

"Syaiful Arif dulu sangat benci dengan polisi. Dan polisi paling dimusuhinya," kata Ali Fauzi kepada Surya, Minggu (15/4/2018).

Dengan pemahaman yang terus digelindingkan Yayasan LP, Arif semakin sadar dan tidak lagi menganggap polisi sebagai musuh utama baginya.

Kesehariannya, ia isi dengan kegiatan bertani dan menjadi buruh tani, serta kerja serabutan lainnya.

Kondisi Arif sejak kembali ke kampung halaman, tetap menjadi konsentrasi Ali Fauzi.

Baca: Mengintip Kehidupan Perkawinan Campuran WNA-WNI, Suami Bule Terkendala Izin Tinggal

"Jangan sampai kebenciannya pada polisi dulu itu muncul kembali," ungkap Ali Fauzi.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas