Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Warga Terganggu WNA Penghuni Rudenim Balikpapan Selalu Ribut Tiap Malam

Dari informasi yang dihimpun, memang hampir setiap malam, mereka selalu membuat kegaduhan dari dalam Rudenim.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Warga Terganggu WNA Penghuni Rudenim Balikpapan Selalu Ribut Tiap Malam
Tribun Kaltim/Fachri Ramadhani
Sebanyak 152 pengungsi Rudenim Balikpapan melakukan unjuk rasa. Mereka berteriak dari ruang kamar pengungsi sambil mengangkat kertas bertuliskan protes, Jumat (20/4/2018) malam. TRIBUN KALTIM/FACHRI RAMADHANI 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN - Ratusan warga negara asing (WNA) yang menghuni Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Balikpapan mengamuk, Jumat (20/4/2018) malam.

Para pengungsi tersebut sampai merusak fasilitas Rudenim di Kota Balikpapan. Mulai kamar hingga area taman.

"CCTV dirusak, di kamar fasilitasnya dirusak. Sampai ke taman," ujar Kapolsek.

Diketahui jumlah pengungsi di Rudenim sebanyak 152 WNA, terdiri dari 147 warga Afghanistan, 2 warga Somalia, 2 warga Filipina dan 1 warga Iran.

Dari informasi yang dihimpun, memang hampir setiap malam, mereka selalu membuat kegaduhan dari dalam Rudenim.

Baca: Ratusan WNA Penghuni Rudenim Ngamuk, Minta Dibebaskan dan Dipindahkan ke Luar Balikpapan

Rekomendasi Untuk Anda

Banyak warga sekitar yang juga resah, dan melaporkan hal tersebut ke kantor polisi.

"Kami manusia. Kami tidak salah," seru ratusan warga negara asing (WNA) di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Balikpapan, Sabtu (21/4/2018) sekitar 01.20 Wita.

Mereka kembali mengamuk di halaman dalam blok kamar tempat mereka tinggal.

Warga asing penghuni Rudenim Lamaru, Balikpapan melakukan aksi unjuk rasa, Jumat (20/4/2018).
Warga asing penghuni Rudenim Lamaru, Balikpapan melakukan aksi unjuk rasa, Jumat (20/4/2018). (Tribun Kaltim)

Lima jam sebelumnya mereka sudah melakukan aksi yang sama.

Kegaduhan berlangsung sekitar 60 menit.

Baca: Mahasiswa Indonesia Ditabrak Hingga Meninggal, Pelakunya Ditangkap Polisi Jepang, SIM Dicabut

Di tengah keributan tersebut beberapa WNA dikabarkan berhasil melompat pagar.

Namun saat dikonfirmasi dengan petugas jaga Rudenim menyatakan tak ada WNA yang kabur.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas