Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ketika Taksi Terjebak Derasnya Banjir di Pasteur Bandung

Hujan yang terjadi di wilayah Bandung membuat kawasan Pasteur kembali dilanda banjir.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Ketika Taksi Terjebak Derasnya Banjir di Pasteur Bandung
Instagram
Kondisi banjir parah di Pasteur, Bandung. 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Hujan yang terjadi di wilayah Bandung membuat kawasan Pasteur kembali dilanda banjir.

Peristiwa tersebut terjadi mulai pukul 17.00 WIB, Sabtu (21/5/2018).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan kondisi banjir di Kawasan Pasteur sangat parah.

"Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi sungai. Kendaraan terjebak banjir dan kemacetan parah.

"Banjir ini bukan yang pertama kali," katanya dalam siaran pers yang diterima TribunnewsBogor.com.

Ia menjelaskan, Kota Bandung yang berada di dataran tinggi saat ini menjadi rawan banjir.

Dampak perubahan penggunaan lahan yang masif yang mengabaikan lingkungan dan konservasi tanah dan air menyebabkan Kota Bandung menjadi rawan banjir.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Kronologis Tenggelamnya Speedboat Rombongan Polres Labuhanbatu hingga Hilangnya Kompol Andi Chandra

Kapasitas drainase dan sungai sudah tidak mampu menampung aliran permukaan.

"Selama pembangunan hanya mengejar pertumbuhan ekonomi dengan mengabaikan lingkungan maka yang terjadi adalah bencana meningkat. Kota Bandung sekarang makin rentan banjir. Setiap hujan lebat banjir mengancam," ungkapnya.

Kondisi banjir parah di Pasteur, Bandung.
Kondisi banjir parah di Pasteur, Bandung. (Instagram)

Ia menjelaskan penanganan banjir tidak bisa ditangani hanya saluran drainase, tapi harus komprehensif.

Banjir hanya dilihat sebagai peristiwa sesaat yang penanganannya hanya bersifat sistematis. Tidak menyeluruh.

Setiap terjadi banjir kita sulit memperoleh data sebaran dan dampak banjir.

Pemda Bandung dan DPRD hingga saat ini belum mau membentuk BPBD.

Baca: Pencarian Kompol Andi Chandra Dilanjutkan Pagi Ini

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas