Gara-gara Saung Goyang, Polisi Ungkap Keberadaan Bunker Tempat Meracik Miras Oplosan
"Waktu itu polisi menggeledah semua ruangan rumah Samsudin. Semua ruangan di rumah itu digeledah, lemari dibuka," kata Ahmad Subarna.
Editor:
Malvyandie Haryadi
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Bungker tempat produksi minuman keras (miras) oplosan di kediaman Samsudin Simbolon (50) di Jalan Raya Bandung-Garut, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung terungkap.
Tempatnya persis di bawah kolam renang.
Bagaimana polisi mengetahui ada bunker tersebut?
Baca: Histeris, Istri Wakapolres Labuhanbatu Sambut Jenazah Suaminya
Semua berawal dari saat polisi menggeledah rumah tersebut.
Samsudin ditangkap, Rabu (18/4/2018) di Jambi setelah buron selama sepekan lebih.
"Waktu itu polisi menggeledah semua ruangan rumah Samsudin. Semua ruangan di rumah itu digeledah, lemari dibuka," kata Ahmad Subarna (45) saat ditemui di kediamannya di Cicalengka, Minggu (22/4/2018).
Ahmad Subarna, adalah sosok yang ditokohkan di kampung itu dan sempat ikut bersama polisi menggeledah.
Seusai menggeledah seisi rumah selama kurang lebih satu jam, polisi sempat istirahat di sebuah saung di pinggiran kolam renang.
Sebagian polisi duduk, sebagian lagi selonjoran seraya merebahkan punggungnya.
Tiba-tiba, saung berukuran 10 meter persegi itu bergerak, tepatnya bergoyang dengan gerakan satu arah.
Polisi curiga, semuanya keluar dari saung yang terbuat dari baja ringan itu.
Mencari sumber penyebab kenapa saung tersebut bergoyang.
"Ternyata ada kunci semacam penggerak saung. Kami sempat mencari kunci untuk membukanya, ada potongan besi yang sudah patah, rupanya itu kunci untuk menggeser saung tersebut dengan menjorok ke arah kolam renang," kata Ahmad.
Baca tanpa iklan