Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dadang Jualan Kaus #2019GantiPresiden di Sela Aksi Buruh Tapi Tak Laku

Ia sudah menggelar lapak jualan kausnya sejak pagi. Namun lewat tengah hari, tidak banyak kausnya ‎yang dijual.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Dadang Jualan Kaus #2019GantiPresiden di Sela Aksi Buruh Tapi Tak Laku
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Dadang (38), seorang pria asal Ciroyom, Kota Bandung memanfaatkan momen unjuk rasa peringatan ‎Hari Buruh Internasional di Gedung Sate, Selasa (1/5/2018) dengan berjualan kaus bertuliskan #2019GantiPresiden. TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Dadang (38), seorang pria asal Ciroyom, Kota Bandung memanfaatkan momen unjuk rasa peringatan ‎Hari Buruh Internasional di Gedung Sate, Selasa (1/5/2018) dengan berjualan kaus bertuliskan #2019GantiPresiden.

Pantauan Tribun Jabar, Dadang berjualan di bawah toilet Gedung Sate.

Ia membawa kaus serta topi, semuanya bertuliskan #2019GantiPresiden.

"Saya jual Rp 50 ribu untuk kaus, dibuat kakak saya di Ciroyom," kata Dadang.

Ia sudah menggelar lapak jualan kausnya sejak pagi.

Namun lewat tengah hari, tidak banyak kausnya ‎yang dijual. Padahal, harga yang dijual menurutnya tidak terlalu mahal.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya bawa 70 pcs tapi belum laku. Dari pagi sampai siang jualan disini tapi baru 5 potong saja yang terjual," kata Dadang.

Ia mengaku memanfaatkan pemberitaan soal perang tagar terkait Pilpres 2019 tersebut dengan menyablon kaus polos dengan tulisan #2019GantiPresiden.

Ia sendiri tidak terlibat dengan kubu manapun terkait tagar tersebut.

"Saya mah enggak masuk kelompok manapun, hanya jualan saja, kakak saya yang bikin kausnya," kata Dadang.

Seperti diketahui, perang tagar melanda antara kelompok yang menginginkan presiden ganti pada 2019 dan dengan kelompok yang mendukung Presiden Jokowi terpilih lagi.

"Karena sekarang kan lagi ramai di pemberitaan soal tulisan ini, jadi kami sablon lalu jual disini siapa tahu laku. Mudah-mudahan selesai aksi hari ini, sorenya dagangan ini habis," kata Dadang.

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas