Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tidak Tahan Himpitan Ekonomi dan Penyakit Kronis Bikin Tedi Pilih Gantung Diri

Anggi yang mengira ada keributan setelah mendengar bibinya teriak-teriak segera membuka pintu kamar dan melihat ke dapur

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Tidak Tahan Himpitan Ekonomi dan Penyakit Kronis Bikin Tedi Pilih Gantung Diri
Kompas.com/Junaedi
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Deddi Rustandi

TRIBUNNEWS.COM, SUMEDANG– Anggi Andriyana (18) menyangka, Ai Yati (25) sedang bertengkar dengan suaminya, Tedi (29).

Warga Cipareuag, Desa Sukadana, Kecamatan Cimanggung ini mendengar bibinya berteriak-teriak di dalam kamar, Senin (7/5/2018) sekitar pukul 01.15 WIB.

Bahkan saat membuka pintu kamar dan Ai meminta tolong, Anggi belum sadar.

“Saya minta tolong ke keponakan, setelah melihat tubuh suami saya tergantung di dapur,” kata Ai kepada polisi, Senin (7/5/2018).

Anggi yang mengira ada keributan setelah mendengar bibinya teriak-teriak segera membuka pintu kamar dan melihat ke dapur.

“Saya melihat Mang Tedi sudah tergantung di dapur memakai kain sarung yang diikatkan ke atap di dapur,” kata Anggi.

Rekomendasi Untuk Anda

Mendengar ada keributan, Sanjang (54) mertua Tedi datang dan melihat tubuh menantunya tergantung.

“Saat ditemukan sudah tergantung dan tak bernyawa lagi,” kata Sajang kepada polisi.

Tedi nekat mengakhiri hidup karena himpitan ekonomi dan memiliki penyakit lambung yang kronis.

Sumber: Tribun Lampung
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas