Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Meriam Lelo yang Tewaskan 2 Warga Ternyata Sudah Ada Sejak Kerajaan Gunung Sahilan Berdiri

Meriam Lelo Kerajaan Gunung Sahilan yang memakan korban menggemparkan Kampar

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Meriam Lelo yang Tewaskan 2 Warga Ternyata Sudah Ada Sejak Kerajaan Gunung Sahilan Berdiri
Tribun Pekanbaru
Bagian Lelo yang pecah setelah meledak di Desa Sahilan Darussalam Kecamatan Gunung Sahilan, Rabu (9/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nando

TRIBUNNEWS.COM, BANGKINANG - Meriam Lelo Kerajaan Gunung Sahilan yang memakan korban menggemparkan Kampar.

Belum diketahui pasti penyebab Lelo pecah saat diletuskan dalam acara kerajaan, Rabu (9/5/2018) kemarin.

Lelo digunakan pada setiap acara kerajaan sejak turun-temurun.

Raja Gunung Sahilan, Tengku Muhammad Nizar menyatakan Lelo adalah milik kerajaan.

Ia mengatakan, Lelo terbuat dari tembaga.

Nizar sendiri tak tahu secara pasti tahun berapa Lelo itu dibuat.

Insiden meledaknya Lelo di kompleks Istana Kerajaan Gunung Sahilan Desa Sahilan Darussalam Kecamatan Gunung Sahilan memakan korban jiwa, Rabu (9/5/2018). Seorang warga meninggal terkena serpihan Lelo.
Insiden meledaknya Lelo di kompleks Istana Kerajaan Gunung Sahilan Desa Sahilan Darussalam Kecamatan Gunung Sahilan memakan korban jiwa, Rabu (9/5/2018). Seorang warga meninggal terkena serpihan Lelo. (Tribun Pekanbaru)

Baca: Korban Tewas akibat Ledakan Meriam Lelo Gunung Sahilan Bertambah

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau saya tanya orang-orang tua, sudah ada sejak Kerajaan ada. Saya kurang tahu juga," katanya.

Ia juga tidak tahu pasti sudah berapa kali Lelo digunakan.

Lelo diketahui terakhir dipakai pada Penobatan Tengku Muhammad Nizar Yang Dipertuan Agung sebagai Kerajaan Gunung Sahilan, Minggu (27/1/2017) lalu.

Lelo diletuskan menyambut kedatangan Raja yang akan dinobatkan.

Merujuk referensi yang ada, Kerajaan Gunung Sahilan berdiri pada tahun 1700 silam.

Jika benar sudah ada sejak Kerajaan berdiri seperti yang dikemukakan oleh Tengku Nizar, maka Lelo sudah berusia lebih dari 300 tahun.

Dua Korban Meninggal
Korban meninggal terkena ledakan Meriam Lelo bertambah.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara meledaknya meriam Lelo di Kampar.
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara meledaknya meriam Lelo di Kampar. (Istimewa)

Satu orang korban luka akhirnya meninggal setelah dirawat di Rumah Sakit Syafira Pekanbaru, Rabu (9/5/2018) malam.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas