Tribun

Rusuh di Rutan Mako Brimob

Tahanan Mako Brimob Tiba di Dermaga Diwijayapura Cilacap, Penyeberangan Berlangsung Cepat

Rombongan narapidana kasus terorisme tiba di dermaga Diwijayapura Cilacap, Kamis (10/5) sekitar pukul 17.17 WIB.

Editor: Sugiyarto
zoom-in Tahanan Mako Brimob Tiba di Dermaga Diwijayapura Cilacap, Penyeberangan Berlangsung Cepat
tribunjateng/hermawan endra
Suasana Pengamanan di Dermaga Wijaya Pura di Cilacap, jelang kedatangan 155 tahanan terorisme dari Rutan Mako Brimob di Depok, Kamis (10/5/2018). Para napi akan dipindah ke Lapas Nusakambangan 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Hermawan Hendra Wijonarko

TRIBUNNEWS.COM, CILACAP - Rombongan narapidana kasus terorisme tiba di dermaga Diwijayapura Cilacap, Kamis (10/5) sekitar pukul 17.17 WIB.

Kedatangan mereka mendapatkan pengawalan ketat petugas kepolisian beserta TNI.

Pantauan Tribun Jateng, para rombongan dibawa oleh delapan bus berukuran sedang dari korps Brimob. Selain itu ada juga belasan mobil jenis SUV serta satu barracuda yang mengawal.

Satu per satu atau secara bergiliran rombongan langsung masuk ke dalam Dermaga penyebrangan menuju Dermaga Sodong di Pulau Nusakambangan.

Narapidana terus berada di dalam mobil atau bus saat prosesi kedatangan hingga penyeberangan.

Pintu gerbang di dermaga Diwijayapura, Cilacap seketika langsung ditutup petugas saat mobil semuanya masuk ke dalam. Para awak media atau orang yang tidak berkepentingan dilarang masuk.

Sempat terjadi kejadian menarik yaitu mobil barracuda yang berada di barisan belakang awalnya hendak masuk ke dalam Dermaga Diwijayapura.

Namun karena ukurannya yang terlalu besar rencana itu sepertinya tidak bisa dilakukan hingga akhirnya kembali mundur dan parkir di depan dermaga.

Proses kedatangan rombongan hingga akhirnya masuk ke dalam dermaga berlangsung singkat. Sekitar tidak lebih dari 10 menit.

Seorang warga di dekat dermaga Diwijayapura Rosurun, sengaja datang bersama keluarga untuk menyaksikan prosesi masuknya rombongan tahanan.

Awalnya ia tidak diperbolehkan masuk ke area dermaga namun karena tahu jalur tikus menuju ke dalam ia pun akhirnya sampai di depan dermaga.

"Sebenarnya kan warga ngak boleh masuk. Di pintu masuk pertama dermaga sana sudah ditutup. Tapi saya kan orang sini tahu jalur yang bisa dilewati tanpa penjagaan," katanya seraya tertawa.

Warga Jalan Semangka, Tambakreja, Cilacap ini merasa ada kepuasan tersendiri jika datang melihat langsung ketimbang menyaksikan di TV. Selain itu, bisa sebagai ajang hiburan.

"Sering kalau ada ramai-ramai di Nusakambangan selalu menyempatkan datang langsung. Terakhir kemarin saat eksukusi mati narapidana kasus narkoba," ujarnya.(*)

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas