Jadi Korban Truk Maut, Dosen Muda Itu Gagal Menikah
Tetangga korban, Yati Nur Afiah (26), mengatakan semua persiapan untuk pernikahan sudah dilakukan
Editor:
Eko Sutriyanto
Kisah sedih juga diungkapkan seorang korban luka ringan, Rudi Hartono (43).
Saat kejadian, Rudi tengah mendorong gerobak siomai di pinggir jalan.
Ia mendorong gerobak dari sisi belakang sebelah kiri sehingga truk hanya menabrak gerobaknya saja.
"Saat melihat ke belakang, truk sudah berada di belakang saya sekitar 3 meter. Kemudian menabrak gerobak, saya terpental," kata Rudi.
Namun nasib nahas dialami sahabat karibnya, Roni (48), yang juga penjual siomai.
"Saat mendorong gerobak, Roni berada di depan saya. Setelah menabrak gerobak saya, truk menabrak Roni beserta gerobak siomainya, " jelas Rudi.
Roni pun tewas dalam peristiwa itu.
Ia menuturkan kejadian sangat cepat.
Truk melaju dengan cepat hingga menabrak dan menghancurkan gerobaknya.
"Dari belakang ada yang teriak awas ada truk. Saya menengok tiba- tiba langsung menabrak, karena jaraknya sudah dekat," tambahnya.
Rem tak blong
Kecelakaan di Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, Brebes, tersebut dipicu oleh truk bermuatan gula yang dikemudikan Pratomo Diyanto (46), warga Karangtengah, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap.
Sopir tak bisa mengendalikan truk warna merah H 1996 CZ itu sehingga menabrak sejumlah kendaraan dan rumah-rumah di sekitar lokasi peristiwa.
Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan fakta rem truk tidak mengalami malfungsi.
"Berdasarkan pemeriksaan dan hasil identifikasi, rem berfungsi baik," kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol Bakharuddin.
Baca tanpa iklan