Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Korban Kecelakaan Speedboat di Tana Tidung Bertambah Jadi Lima Orang

Sementara proses evakuasi korban dilakukan, jumlah korban tewas diketahui bertambah menjadi lima orang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Korban Kecelakaan Speedboat di Tana Tidung Bertambah Jadi Lima Orang
handover
Speedboat yang menabrak pepohonan di Sengkon, Tana Tidung, Kalimantan Utara 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, M Purnomo Susanto

TRIBUNNEWS.COM -- Speedboat Harapan Baru rute Malinau - Tarakan yang berangkat dari Pelabuhan speedboat Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (22/5/2018) pukul 12.00 Wita mengalami kecelakaan.

Menurut keterangan Kamran Daik, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malinau, "Sekitar dua jam perjalanan dari Malinau, speedboat yang -menabrak pohon di pinggir Sungai Sesayap, di daerah Sengkong, Kabupaten Tana Tidung."

Semua diperkirakan ada empat orang korban tewas.

Sementara proses evakuasi korban dilakukan, jumlah korban tewas diketahui bertambah menjadi lima orang.

"Ada lima korban tewas, yakni dua laki-laki, dua perempuan, dan 1 anak-anak," kata Kamran.

Sementara ini, identitas korban yang tewas belum diketahui. Hanya 1 anak-anak tewas diketahui bernama Nadira.

Rekomendasi Untuk Anda

Bocah asal Malinau ini diperkirakan berangkat bersama orangtuanya. Namun, hingga saat ini masih coba ditelusuri.

Saat ini di lokasi speedboat terdampar masih dilakukan upaya evakuasi penumpang yang masih terjepit di dalam speedboat.

Nakhoda speedboat, Iskandar mengalami patah kaki.

"Kuat dugaan, nakhoda ngantuk sehingga menabrak pohon yang melintang di tepi sungai," katanya.

Kamran menambahkan sementara ini sebagian korban ada yang dibawa ke RSUD Tarakan, Kota Tarakan.

Sebagian korban selamat dan yang mengalami luka ringan dirawat di Puskesmas Sesayap Tana Tidung.

"Karena tidak memungkinkan untuk dibawa ke Malinau mengingat jaraknya lumayan jauh dan hari sudah menjelang malam. Cuaca juga tidak mendukung. Jadi, sementara di Tana Tidung," katanya.

Sejumlah korban lainnya dibawa ke Kota Tarakan, karena jarak tempuh Tana Tidung - Tarakan lebih pendek daripada Tana Tidung - Malinau.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas