Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sempat Mengejar, Korban Bom di Surabaya Mengaku Terima 'Pesan' Tersembunyi dari Anak Pelaku

Yesaya Bayang, korban Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro, Surabaya masih ingat betul sebelum bom itu meledak, Minggu (13/5/2018).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Sempat Mengejar, Korban Bom di Surabaya Mengaku Terima 'Pesan' Tersembunyi dari Anak Pelaku
Tribunjatim.com/Sri Handi Lestari
Sejumlah sepeda motor terbakar di depan Gedung GKI Diponegoro, Jalan Diponegoro Surabaya. TRIBUNJATIM.COM/SRI HANDI LESTARI 

(TribunJatim.com/Januar Adi Sagita)

TRIBUNNEWS.COM -- Yesaya Bayang, korban Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro, Surabaya masih ingat betul sebelum bom itu meledak, Minggu (13/5/2018).

Salah satu dokter RSAL yang merawat Yesaya, dr Dinar Rahmania Sp BP-RE menjelaskan luka yang dialami Yesaya sangat parah.

Bagian wajah yang terkena ledakan seperti luka di bagian bibir yang tembus hingga ke hidung, rahang kiri, luka di bagian telinga kirinya yang hampir membuat ia kehilangan telinga karena sudah hampir putus.

Dilansir dari Surya, ia sempat melihat salah satu dari anak pelaku yang masih kecil itu melihat kepada dirinya.

Saat Yesaya mengejar si anak perempuan ini sempat menoleh.

Halaman Selengkapnya >>>

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas