Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sejak Dini Hari Tadi Terjadi 2 Kali Guguran dan 7 Kali Embusan di Gunung Merapi

Hingga Sabtu (2/6/2018) pukul 10.00 WIB, belum dilaporkan lagi terkait terjadinya letusan di Gunung Merapi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Sejak Dini Hari Tadi Terjadi 2 Kali Guguran dan 7 Kali Embusan di Gunung Merapi
Kompas.com/Labib Zamani
Gunung Merapi mengeluarkan asap tebal terlihat dari Jalan Tol Soker kawasan Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (1/6/2018). KOMPAS.com/LABIB ZAMANI 

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Hingga Sabtu (2/6/2018) pukul 10.00 WIB, belum dilaporkan lagi terkait terjadinya letusan di Gunung Merapi.

Kemarin Jumat (1/6/2018), terjadi tiga kali letusan, dengan kolom abu tertinggi mencapai 6.000 meter.

Hari ini mulai pukul 00.00 hingga pukul 06.00 WIB, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan terjadinya dua kali guguran dengan amplitudo 5-6 mm dalam durasi 10-11 detik, serta tujuh kali embusan dengan amplitudo : 13-15 mm berdurasi 10-12 detik.

Status Gunung Merapi masih dinyatakan Waspada (Level II).

Cuaca dalam rentang waktu tersebut cerah dan berawan.

Angin bertiup lemah ke arah barat dengan suhu udara 16-20 °C, kelembaban udara 68-80 persen, serta tekanan udara 870-944 mmHg.

Baca: Mobil Bergoyang, Setelah Didekati Polisi Ternyata Pria Beristri dan Janda Berbuat Asusila

Secara visual, gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III.

Rekomendasi Untuk Anda

Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih, dengan intensitas tebal dan tinggi 50-800 m di atas puncak kawah.

Berdasarkan beberapa kondisi tersebut, BPPTKG tidak merekomendasikan kegiatan pendakian, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

Radius 3 km dari puncak Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk.

Selain itu, masyarakat yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB) lll diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas gunung tersebut.

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas