Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Begini Kesaksian Penjual Martabak Saat Menemukan Mayat Rika Karina

Darwis mengaku tidak takut dan tidak merasa dihantui terhadap sosok yang dijumpainya pada saat dini hari pukul 02.00 Wib tersebut

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Begini Kesaksian Penjual Martabak Saat Menemukan Mayat Rika Karina
Tribun Medan/Facebook
Rika Karina, wanita yang ditemukan tewas di dalam kardus di Medan 

Laporan wartawan Tribun Medan / Fahrizal Fahmi Daulay

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Saksi mata penemuan jasad di Jalan Karya Rakyat Gang Melati 1 Kota Medan sempat dibuat merinding ketiga melihat kardus popok bayi teronggok begitu saja di jalan tanpa pemilik.

Bermula saat Darwis penjual martabak saat pulang membeli makanan karena di rumahnya sudah tidak ada lauk tersisa untuk dimakan.

Dia penasaran dengan kondisi sepeda motor ditinggal begitu saja oleh pemiliknya.

Sementara itu di atas sepeda motor terdapat kardus sepertinya ada sesuatu di dalamnya.

Dia tidak mengira kalau di dalam ada sosok jasad manusia.

Bersama warga lainnya mereka pun membongkar isi kardus tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Terkejut saat tau itu mayat," kata Darwis yang dihubungi Tribun-Medan.com melalui seluler, Rabu (6/6/2018).

Darwis mengaku tidak takut dan tidak merasa dihantui terhadap sosok yang dijumpainya pada saat dini hari pukul 02.00 Wib tersebut.

Menurutnya sebagai muslim sudah seharusnya membantu orang lain kendati sudah tidak bernyawa.

Baca: Keluarga Curiga Sosok Ini Sebagai Pembunuh Keji Rika Karina

Dia mengaku sudah lega kalau sosok yang dijumpainya itu sudah bertemu dengan keluarganya dan dimakamkan dengan layak.

Darwis menilai jasad tersebut masih belum berbau ketika isinya telah dibuka.

Sama sekali tidak ada darah pada saat jasad itu ditemukan, darahnya sudah kering namun bercak darah mulai tampak saat isi kardus dibuka.

Dia mengatakan kalau ditemukan STNK di dalam sepeda motor yang mereka temukan, namun dia mengaku tidak mengetahui siapa pemiliknya.

Belakangan diketahui kalau korban membawa sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi BK 5875 ABM, yang merupakan milik Toni yang tidak lain adalah sepupu korban.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas