Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Airlangga Hartarto dan OSO Mengaku Dapat Arahan Jokowi Menangkan Khofifah

Ketua Umum Partai Hanura OSO mengatakan atas dasar arahan Jokowi ini mereka bulat menyatukan gerakan untuk membawa kemenangan Khofifah Emil

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Airlangga Hartarto dan OSO Mengaku Dapat Arahan Jokowi Menangkan Khofifah
surya/fatimatuz zahro
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kiri) dan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (kedua kiri) hadir meramaikan kampanye akbar cagub - cawagub Jatim nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak di GOR Bayuangga Kota Probolinggo, Sabtu (23/6/2018) 

Laporan Wartawan Surya Fatimatuz Zahro


 TRIBUNNEWS.COM, PROBOLINGGO - Kampanye akbar :"Wis Wayahe" Halal Bi Halal pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak digelar di GOR Bayuangga Kota Probolinggo, Sabtu (23/6/2018).

Kampanye terakhir tersebut dihadiri sejumlah elite partai politik.

Nampak Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan juga Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang hadir meramaikan jalannya kampanye akbar.

Petinggi partai PPP, Partai Nasdem dan Partai Demokrat juga tampak hadir meski bukan ketua umum.

Airlangga mengatakan bahwa kedatangannya ke Jawa Timur tak lain adalah untuk memenangkan pasangan Khofifah - Emil.

Bahkan mengaku mendapat arahan langsung dari Presiden Jokowi untuk memenangkan Khofifah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya ditugaskan beliau (Presiden Jokowi) bersama Pak Oesman Sapta Odang untuk memenangkan Ibu Khofifah, dan itu yang kami pegang," tandas Airlangga.

Ia mengatakan arahan Jokowi bukan tanpa alasan. Meski Jokowi adalah kader PDIP, namun arahan pemenangan Pilkada Jawa Timur justru ditujukan untuk Khofifah.

Baca: Pengamat: Pilgub Jatim The Battle of Prestige Gus Ipul dan Khofifah

Sebab dikatakan Airlangga, untuk memilih pemimpin bukan semata didasarkan atas kesamaan partai. Melainkan berdasarkan hati dan kelayakan dan kedekatan.

"Ibu Khofifah dulu yang membantu Pak Jokowi saat pencalonan dalam Pilpres. Bukan hanya pilpres, tapi saat pemerintahan, Bu Khofifah membantu Pak Presiden menjalankan pemerintahan, kalau soal kedekatan tak perlu diragukan lagi. Dan memilih pemimpin itu hari nurani, bukan hanya dari kepartaian," kata Airlangga.

Lantaran sudah mendapatkan mandat khusus dari Jokowi, Airlangga mengaku Partai Golkar all out melakukan prose pemenangan Khofifah Emil. Salah satunya di momen krusial ini mereka menyiapkan saksi di setiap TPS yang ada.

"Saksi ini bagian penting. Kami sudah siapkan saksi kami untuk berjaga. Dan itu sudah berjalan," ucapnya.

Menurut Airlangga, Jawa Timur memiliki potensi kekayaan alam yang luat biasa. Sehingga butuh pemimpin yang kuat, tangguh dan jujur untuk bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakatnya.

Hal senada disampaikan Oesman Sapta Odang atau yang akrab disapa Oso.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas