Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fotonya Sudah Lama Dipajang di Bungkus Rokok, Kenapa Dadang Baru Muncul Sekarang?

Dadang Mulya, warga Pancalang, Kuningan tiba-tiba dihampiri seorang sales rokok.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Fotonya Sudah Lama Dipajang di Bungkus Rokok, Kenapa Dadang Baru Muncul Sekarang?
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Dadang Mulya (42), warga Desa Pancalang, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mengaku sebagai sosok pria yang menggendong bayi pada bungkus rokok dan protes karena tak ada izin. 

TRIBUNNEWS.COM, KUNINGAN - Dadang Mulya, warga Pancalang, Kuningan tiba-tiba dihampiri seorang sales rokok.

Sales rokok itu memintanya untuk berpose sambil merokok.

Catatannya, Dadang Mulya diminta berpose merokok sambil menggendong anak.

Ia yang tengah asyik menonton sepak bola di kampungnya pun akhirnya menurut.

Dadang Mulya menggendong putranya yang masih kecil, Rizki Indriawan.

Kemudian, berpose seperti yang diarahkan sales tersebut. Lalu, seorang pria pun memotretnya.

"Di mobil itu ada empat orang pria, yang memotret saya duduk di belakang, kaca mobilnya dibuka," kata Dadang, mengingat masa lalu.

Rekomendasi Untuk Anda

Momen itu menjadi pengalaman yang masih diingat Dadang Mulya, yakni pada 2012.

Kala itu, Dadang Mulya tak paham untuk apa penggunaan foto tersebut.

Namun, ia terkejut saat menemukan sosok dirinya mejeng di bungkus rokok.

Dadang Mulya yakin foto pria gendong bayi sambil mengembuskan asap rokok adalah dirinya.

Awalnya, para tetangga meragukan ucapkan Dadang Mulya.

Tetangganya kerap menyebut Dadang Mulya hanya mirip saja dengan orang dalam foto di bungkus rokok itu.

Namun, Dadang tetap yakin atas dugaannya.

Ia bahkan masih menyimpan kaus biru yang dikenakannya saat difoto pada enam tahun silam.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas