Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Yatimin Merelakan Ikan Alligator yang Dipeliharanya Selama Belasan Tahun Akhirnya Dimusnahkan

Yatimin warga asal Sinduharjo, Ngaglik, Sleman menjadi satu dari beberapa pemilik ikan alligator yang dimusnahkan oleh BKIPM Yogyakarta, Selasa.

Yatimin Merelakan Ikan Alligator yang Dipeliharanya Selama Belasan Tahun Akhirnya Dimusnahkan
Tribun Jogja/Alexander Ermando
Proses pemusnahan ikan alligator dan sapu-sapu di BKIPM Yogyakarta, Rabu (7/8/2018). TRIBUN JOGJA/ALEXANDER ERMANDO 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Yatimin (54), warga asal Sinduharjo, Ngaglik, Sleman menjadi satu dari beberapa pemilik ikan alligator yang dimusnahkan oleh BKIPM Yogyakarta, Selasa (7/8/2018).

Yatimin mengungkapkan, dua ekor ikan alligator tersebut dibeli oleh anaknya di Pasar Ngasem.

"Belinya waktu itu masih ukuran jentik," tutur Yatimin saat ditemui Tribunjogja.com.

Yatimin menuturkan, ikan tersebut sudah dipeliharanya selama belasan tahun.

Panjangnya mencapai hingga 90 cm sebelum akhirnya diserahkan untuk dimusnahkan.

Menurutnya, banyak pedagang yang memperjualbelikan ikan tersebut.

Baca: Dugaan Perbuatan Asusila di Gedung DPRD Batam Berawal dari Penemuan Handuk Basah

"Saya peliharanya di dalam kolam tersendiri," kata Yatimin.

Ia baru mengetahui tentang bahaya ikan tersebut dari rekannya yang berada di Jakarta.

Saat itu, temannya mengetahui bahaya ikan alligator dari pemberitaan media massa.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas