Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tanpa Alasan Jelas, Robert Tembak Dua Tetangganya Dengan Senapan Angin

Pria itu bernama Robert Panggabean. Ia menembak dua tetangganya menggunakan senapan angin.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Tanpa Alasan Jelas, Robert Tembak Dua Tetangganya Dengan Senapan Angin
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
David Riki Fahrijal tergolek lemas di IGD Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM), Rabu, 12 September 2018. 

"Kami masih melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku. Soal motifnya, masih lidik," ujar Yana.

Keluarga Sempat Kejar

Anggota keluarga Maryani Purba sempat mengejar Robert Panggabean usai pria tersebut menembak Maryani.

Kapolsek Telukbetung Selatan Komisaris Yana menjelaskan, Robert awalnya datang dan mengajak Maryani berbincang.

"Pelaku tiba-tiba menembak ke arah kaki korban, kemudian melarikan diri. Keluarga korban sempat mengejar," katanya.
Setelah menembak Maryani, beber Yana, Robert datang ke rumah David.

Sama seperti di rumah Maryani, Robert juga mengajak David berbincang.

"Tapi tidak berselang lama, pelaku marah-marah, nembak korban di bagian dada, kemudian melarikan diri," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Bikin ulah

Keluarga David Riki Fahrijal (35), korban penembakan, menyebut bahwa Robert Panggabean mengalami gangguan jiwa.

Robert, menurut keluarga David, kerap bikin ulah di lingkungan tempat tinggal.

"Dia itu sering bikin heboh. Dulu pernah pakai narkoba. Mungkin karena pengaruh narkobanya besar, jadinya oleng," kata Syahri (45), kakak kandung David, di rumahnya.

Syahri mengungkapkan, Robert bahkan pernah keluar rumah sambil telanjang.

"Meresahkan. Makanya harus segera ada penanganan," ujarnya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung Komisaris Harto Agung Cahyo membenarkan Robert memiliki riwayat gangguan jiwa.

"Pelaku penembakan ini punya kartu kuning atau punya riwayat pernah berobat gangguan jiwa," ungkapnya.

Harto menjelaskan, Robert saat ini sudah tidak ada di rumahnya. Pihaknya menduga kuat Robert sedang dalam pelarian.

"Kami masih melakukan pengejaran melalui tim gabungan polres dan polsek. Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi," tandasnya. (rri/nif)

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas