Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Belum Tersentuh Bantuan, 13 Keluarga di Petobo Sigi Dikabarkan Kritis

Masih warga ada yang belum tersentuh petugas, bahkan mereka kritis karena tidak mendapatkan bantuan makanan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Belum Tersentuh Bantuan, 13 Keluarga di Petobo Sigi Dikabarkan Kritis
Tribun Timur/Sanovra
Perumahan Petobo Kota Palu, Sulteng, porak-poranda setelah diguncang gempa 7,7 SR 

Korban meninggal dunia akibat gempa bumi dan tsunami di Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sigi dan Parigi Mautong Sulawesi Tengah, terus bertambah.

Berdasarkan data rilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat, korban meninggal yang ditemukan hinggal Rabu (03/10/2018) hari ini sudah mencapai 1.407 orang.

"519 jenazah korban gempa dan tsunami telah dimakamkan," kata

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Rabu (03/10) dalam rilisnya.

Korban meninggal dunia disebabkan oleh tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa dan akibat tsunami.
Selain korban meninggal terdapat Korban luka berat sebanyak 2.549 orang dirawat di rumah sakit, dan korban hilang 113 orang.

Korban hilang ini berasal dari Pantoloan Induk 29 orang, Donggala 31, Palu 4, Ps Wani 7, Jl Kijang 11, Jl Roja Moici 4, Jl Muh Hatta 25, Patung Kuda 1, Kp Nelayan 1.

Adapun korban tertimbun 152 orang, pngungsi 70.821 jiwa yang tersebar di 141 titik, rumah rusak 65.733 unit (belum di klasifikasikan RB/RS/RR).

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk jumlah korban yang tertimbun di Petobo (Kab Sigi) dan Balaroa (Kota Palu) belum dapat diperkirakan jumlahnya. (San)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul 13 Kepala Keluarga Terendam Lumpur di Petobo Palu Belum Tertolong,

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas