Tribun

Pria Tak Dikenal Diduga Korban Pembunuhan, Kematiannya Akibat Kekerasan Tajam pada Leher

Jasad pria yang belum diketahui identitasnya ini diyakini sebagai korban pembunuhan.

Editor: Dewi Agustina
zoom-in Pria Tak Dikenal Diduga Korban Pembunuhan, Kematiannya Akibat Kekerasan Tajam pada Leher
Istimewa
Proses evakuasi mayat yang ditemukan di Pangkalan Kerinci, Rabu (17/10/2018). Mayat pria itu diduga sebagai korban pembunuhan. 

Laporan Wartawan Tribunpelalawan.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNNEWS.COM, PANGKALAN KERINCI - Sesosok mayat pria tak dikenal (Mr X) ditemukan di Jalan Datuk Engku Raja Lela, dekat Simpang Samak Kelurahan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Rabu (17/10/2018).

Jasad pria yang belum diketahui identitasnya ini diyakini sebagai korban pembunuhan.

Mayat tersebut telah dilakukan autopsi.

"Dokter pemeriksanya yakni dr M Tegar Indrayana, Sp.FM(K). Itu yang melakukan autopsinya," tutur Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan SIK kepada Tribunpelalawan.com, Jumat (19/10/2018).

Pemeriksaan autopsi terhadap korban dugaan kasus pembunuhan sesuai permintaan dari Polsek Pangkalan Kerinci.

Baca: Warga Banda Aceh Dengar Rentetan Tembakan, Penduduk Kampung Keuramat Temukan Selongsong Peluru

Autopsi berlangsung selama tiga jam lebih mulai pukul 13.30 WIB sampai jam 17.00 WIB pada Kamis (18/10/2018) lalu.

Proses autopsi digelar di instalasi kedokteran kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci.

Usai pemeriksaan, tim dokter menemukan memar pada leher dan bahu, luka lecet pada dahi, luka terbuka pada dahi.

Kemudian resapan darah pada kulit kepala bagian dalam, otot leher dan dada, serta patahnya tulang lidah akibat kekerasan tumpul.

Selanjutnya ditemukan luka terbuka pada kepala, wajah, leher, bahu, jari tangan dan pergelangan tangan.

Selain itu, akibat kekerasan benda tajam ditemukan robeknya lidah, saluran nafas, dan pembuluh darah leher, patah tulang kepala dan tulang rawan cincin.

Baca: Ditanya Jokowi Mengapa Membangun Rumah Risha, Korban Gempa: Biar Cepat Dihuni

Ditemukan juga luka-luka akibat perlawanan.

"Kematian korban akibat kekerasan tajam pada leher yang memotong pembuluh darah dan saluran nafas," tambah Kapolres Kaswandi.

Dokter memperkirakan korban meninggal dunia sekitar 24 hingga 96 jam sebelum dilakukan pemeriksaan autopsi.

Hasil autopsi ini akan menjadi pegangan bagi polisi dalam melanjutkan penyelidikan terhadap dugaan pembunuhan terhadap mayat Mr x tersebut.

Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul Hasil Otopsi Mayat Laki-laki yang Ditemukan di Parit Pangkalan Kerinci, Ini yang Akibatkan Kematian

Wiki Terkait

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas