Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Janda Beranak Satu Tergantung Tak Bernyawa di Rumahnya

Seorang janda beranak satu ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Desa Sandaran Galeh, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Janda Beranak Satu Tergantung Tak Bernyawa di Rumahnya
Tribun Jambi/Herupitra
Seorang janda beranak satu ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Desa Sandaran Galeh, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, Kamis (25/10/2018). TRIBUN JAMBI/HERUPITRA 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNNEWS.COM, SUNGAIPENUH - Seorang janda beranak satu ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Desa Sandaran Galeh, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, Kamis (25/10/2018).

Korban yang tinggal bersama orang tuanya itu, tewas tergantung menggunakan kain sarung di dalam kamar lantai dua rumahnya.

Informasi yang didapatkan, pada malam sebelum ditemukan tergantung, korban tidur bersama ibunya.

Sekira pukul 05.00 WIB pagi, korban dan ibunya bangun dari tidur mereka dan langsung sama-sama menuju dapur.

Setelah beberapa lama, korban lalu meninggalkan ibunya di dapur.

Ia menuju lantai dua rumahnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dan sekitar pukul 07.00 WIB, ibu korban lalu menyusul ke lantai dua rumah.

Namun betapa terkejutnya orang tua korban, melihat anaknya telah tergantung.

Baca: Kapolda Aceh Akui Anggotanya Keliru, Kapolsek Bendahara dan 3 Anak Buahnya Diperiksa

Korban ditemukan tergantung dengan menggunakan kain sarung yang diikatkan ke kayu atap rumah.

Kapolsek Kota Sungai Penuh, Iptu Yudistira dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Korban diketahui berinisial MS, ibu rumah tangga berusia 29 tahun.

"Setelah mendapat laporan kita langsung ke lokasi dan melakukan olah TKP," kata Kapolsek.

Diungkapkannya, korban murni bunuh diri. Dimana setelah dilakukan visum tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

"Pihak keluarga telah iklas menerima musibah tersebut dan meminta tidak dilakukan autopsi," jelasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas