Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Usai Tebas Leher Tetangganya Hingga Tewas, Pria Ini Nekat Tikam Kapolsek yang akan Menangkapnya

Aksi bar-bar dilakukan oleh Firhot M Nababan (43), Warga Desa Lae Ambat, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Usai Tebas Leher Tetangganya Hingga Tewas, Pria Ini Nekat Tikam Kapolsek yang akan Menangkapnya
Dok: Humas Polda Sumut
Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto menjenguk Kapolsek Parongil AKP Sayuti Malik, Kamis (‎25/10/2018) 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Aksi bar-bar dilakukan oleh Firhot M Nababan (43), Warga Desa Lae Ambat, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang tersebut nekad menebas leher Rimson Sitorus (46) hingga putus pada Rabu (24/10/2018) petang.

Pihak kepolisian yang mendapatkan informasi adanya kasus pembunuhan kemudian langsung menuju ke lokasi kejadian.

Aparat kepolisian dipimpin langsung oleh Kapolsek Parongil AKP Sayuti Malik.

Saat itu, pelaku didapati masih memegang parang dan belati.

Kapolsek lalu memintanya membuang senjata tajam itu, namun pelaku tak peduli.

Kapolsek yang kemudian memberikan tembakan peringatan ke udara, sontak dilempar parang oleh tersangka.

Rekomendasi Untuk Anda

 "Kapolsek Sayuti mengelak dan mengambil langkah mundur, tiba-tiba dia terjatuh. Saat itulah pelaku menikami (Kapolsek) hingga melukai dada dan tangannya."

"Kapolsek terkapar berlumuran darah. Warga yang melihat langsung menyerang, pelaku diamuk massa," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Kamis (25/10/2018).

"Polisi lalu mengamankan pelaku bersama barang buktinya. Dia dilaporkan tindak pidana pembunuhan dan penganiyaan terhadap anggota Polri," sambungnya.

Tatan kemudian memaparkan awal mula kejadian, katanya, korban pertama kali mendatangi rumah pelaku untuk membeli gas.

Pelaku sehari-hari memang berdagang kelontong. Entah apa pemicunya, usai saling beradu pandang, spontan pelaku menebaskan parang ke leher korban.

 "Dugaannya, akibat dendam lama persoalan batas halaman rumah pada 2016 lalu. Sudah diselesaikan secara kekeluargaan oleh kepala desa, ternyata pelaku masih dendam," ungkapnya.

Sudah bisa bercanda

Akibat luka yang dideritanya, Kapolsek Parongil AKP Sayuti dirawat Rumah Sakit Murni Teguh, Kota Medan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas