Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lumpuh Usai Imunisasi, Ini Kondisi Terkini Santri Wildan

Berulang kali Suyanto (58), warga Desa Sumberejo Kulon, Kecamatan Ngunut menangis sesenggukan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Lumpuh Usai Imunisasi, Ini Kondisi Terkini Santri Wildan
Surya/Istimewa
Wildan, santri yang lumpuh usai imunisasi 

TRIBUNNEWS.COM, TULUNGAGUNG - Berulang kali Suyanto (58), warga Desa Sumberejo Kulon, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, menangis sesenggukan.

Suyanto tidak kuat menahan tangis saat berkisah kondisi anak bungsunya, Wildan (12).

Wildan adalah siswa MTs 1 Lirboyo yang mengalami kelumpuhan, setelah mendapat imunisasi rubella, Rabu (24/10/2018).

Saat ini Wildan dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Namun kondisinya tidak banyak berubah.

"Badannya sudah merasa enak. Tapi kakinya belum bisa digerakkan," ucap Suyanto sembari mengusap air matanya.

Baca: Bocah 12 Tahun Asal Tulungagung Mendadak Tak Bisa Gerakkan Kakinya, Keluarga Menduga Gara-gara Ini

Rekomendasi Untuk Anda

Dokter yang menangani Wildan menjelaskan, bocah malang ini menderita Guillain-Barre syndrome (GBS).

BGS adalah kondisi gangguan kekebalan tubuh yang menyerang sistem syaraf.

Wildan membutuhkan pengobatan plasmapheresis sebanyak lima kali.

Total biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 120 juta.

Namun BPJS Kesehatan menyatakan, hanya menanggung biaya pengobatan awal.

"Itu yang saya merasa keberatan. Saya tidak sanggup menanggung biaya sebesar itu," keluhnya.

Sebelumnya pihak rumah sakit, Dinas Kesehatan Kota Kediri dan sejumlah pihak pernah menggelar pertemuan di rumah Suyanto.

Menurut bapak dua anak ini, pihak Dinkes Kota Kediri menegaskan kondisi Wildan bukan akibat imunisasi.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas