Arumi Bachsin Ungkap Gaji Emil Dardak Turun 10 Kali Lipat Setelah Menjabat Bupati Trenggalek
Artis yang kini menjadi istri Bupati Trenggalek, Arumi Bachsin baru-baru ini mengungkapkan besaran gaji sang suami yang diberikan kepadanya tiap bulan
Editor: Sugiyarto

TRIBUNNEWS.COM - Artis yang kini menjadi istri Bupati Trenggalek, Arumi Bachsin baru-baru ini mengungkapkan besaran gaji sang suami yang diberikan kepadanya tiap bulan.
Hal itu seperti yang dikatakan Arumi Bachsin saat diwawancara oleh Aiman Wicaksana dalam video YouTube Kompas TV yang ditayangkan, Senin (12/11/2018) kemarin.
Dalam acara tersebut, Aiman berkesempatan mewawancarai Emil Dardak yang kala itu juga didampingi oleh Arumi Bachsin.
Saat itu, Emil dan Arumi tampak kompak mengenakan pakaian batik.
Dalam video tersebut, Aiman dan Emil berada di kawasan hutan mangrove Trenggalek.
Tampak saat itu, Arumi blak-blakan menyebut bahwa dirinya kerap ditinggal dinas oleh Emil.
"Iya nih ditinggal mulu," ujar Arumi sambil mengandeng tangan Emil.
Ketika ditanya apapakah menyesal, Aumi lantas menjawab dengan terus terang.
"Nyesel nggak nyesel sih, tetep lho, jujur ya dulu sibuk, kok sekarang tambah sibuk, kantornya di rumah kok masih aja tambah sibuk, tapi nggak nyeselnya, pengalamannya baru banget dan kita bisa melihat pegalaman yang jauh banget dari Jakarta," ujar Arumi sambil tersenyum.
Arumi lantas menceritakan bahwa kehidupannya di Trenggalek justru membuat tumbuh kembang buah hatinya menjadi lebih baik.
"Justru karena aku punya anak, merasa bersyukur, karena pendidikan yang baik justru di desa-desa begini, misalnya di sini tetangga saling sapa, kalau tetangga masak pasti dibagi ya, jadi menurutku itu pendidikan yang Indonesia banget," ujar Arumi.
"Mas Emil, mas Emil punya karier yang luar biasa, sebelumnya, ada di Bank Dunia, bahkan 17 tahun waktu itu, magang.
Kemudian, lanjut, sampai terakhir menjadi Direktur BUMN di PT. Penjaminan Indonesia.
Saya mau tahu, saya tahu sekarang gajinya, karena kalau gaji sekarang itu semua terbuka Rp 6 juta betul?," tanya Aiman pada Emil Dardak.