Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Dua Penambang Emas Ilegal di Pante Ceureumen Aceh Barat Divonis 6 Tahun Penjara

Dermawan dan M Tahir terdakwa kasus penambangan emas secara ilegal di Pante Ceureumen divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar.

Dua Penambang Emas Ilegal di Pante Ceureumen Aceh Barat Divonis 6 Tahun Penjara
Serambi Indonesia/Rizwan
Sebanyak 14 penambang emas liar ditangkap tim gabungan Polda Aceh dan Polres Aceh Barat di pedalaman Aceh Barat ketika dibawa ke Banda Aceh. SERAMBI/RIZWAN 

TRIBUNNEWS.COM, MEULABOH - Dermawan (44) dan M Tahir (34) dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menambang emas secara ilegal di Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat.

Kedua terdakwa akhirnya divonis majelis hakim masing-masing enam tahun dalam sidang pamungkas, Senin (12/11/2018) lalu.

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Meulaboh juga mendenda kedua terdakwa yang merupakan warga Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat itu sebesar Rp 1,5 miliar, subsidair 6 bulan kurungan.

Sidang kasus itu dipimpin hakim ketua M Taher SH dibantu hakim anggota Al-Qudri SH dan Irwanto SH.

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Aceh Barat, Yusni Febriansyah Efendi dan Dedek Syumarta Suir SH.

Dalam amar putusannya, hakim menyatakan terdakwa I dan II bersalah melakukan tindak pidana penambangan tanpa IUP, IPR, atau IUPK.

Kedua terdakwa juga disebutkan telah melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara serta UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

Baca: Takut Ditembak Mati, Dua Tersangka Kasus Pembunuhan Sopir Taksi Online Menyerahkan Diri

"Menjatuhkan pidana penjara masing-masing 6 tahun denda Rp 1,5 miliar subsidair 6 bulan kurungan. Barang bukti beko dalam kasus ini dikembalikan kepada pemiliknya," ujar hakim ketua.

Vonis hakim itu lebih rendah dari tuntutan jaksa yang sebelumnya menuntut kedua terdakwa masing-masing 7 tahun dan denda Rp 1,5 miliar subsidair 6 bulan kurungan dikurangi selama terdakwa menjalani pidana penjara dan perintah terdakwa tetap ditahan.

Terhadap vonis hakim tersebut, kedua terdakwa menyatakan banding, sedangkan jaksa menyatakan pikir-pikir.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas