Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mau Menolong, Anwar Malah Ikut Tewas Tenggelam Bersama Istrinya

PASANGAN suami-istri (pasutri), Anwar (50) dan Ernah (49), warga Desa Perian RT 04, Kecamatan Muara Muntai, Kukar ditemukan meninggal tenggalam

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto

 PASANGAN suami-istri (pasutri), Anwar (50) dan Ernah (49), warga Desa Perian RT 04, Kecamatan Muara Muntai, Kukar ditemukan meninggal setelah tenggalam di Sungai Perian, Senin (19/11) kemarin. Keduanya terseret derasnya arus Sungai Perian saat hendak pergi ke ladang. Pasutri ini dimakamkan dalam satu liang kubur.

TRIBUNNEWS.COM - SUASANA haru mengiringi prosesi pemakaman pasangan suami istri, Anwar dan Ernah, warga Desa Perian, Muara Muntai, Kukar, Selasa (20/11) sekitar 12.30 di pemakaman dekat Masjid Nurul Yaqin.

"Atas permintaan keluarga, pasangan pasutri yang meninggal akibat tenggelam di Sungai Perian ini dimakamkan dalam satu liang lahat," kata Anjas Mara, Kepala Desa Perian, Selasa (20/11).

Menurut Anjas, sebelum kejadian, Senin (19/11) kemarin, Anwar dan Ernah berencana menginap di ladang untuk memetik hasil panen padi.

Adik Anwar membawa gubang atau perahu kecil menuju ke seberang lebih dulu sambil membawa bekal beras dan peralatan untuk menginap di ladang.

"Sekarang ini sedang musim panen. Ia (Anwar) berladang bersama adiknya," ujarnya.

Lokasi ladang berada di seberang kampung yang harus menyeberangi Sungai Perian lebarnya sekitar 6-7 meter.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kedalaman sungai berkisar 1,5 meter, terutama di lokasi korban tenggelam," ujarnya.

Karena mereka hanya memiliki satu gubang, maka Ernah mencoba mengambil perahu yang ada di seberang.

Sebelumnya, ia meminjam jeriken sebagai alat pelampung. Maklum Ernah tidak bisa berenang. Namun karena kondisi arus sungai yang deras menyeret tubuh Emah hingga larut terbawa arus.

Anwar yang melihat istrinya terseret arus segera terjun ke sungai untuk berusaha menyelamatkan.

Namun naas, tubuh Anwar justru ikut terseret arus sungai dan tenggelam. Ia sempat berteriak minta tolong kepada warga. Sejumlah warga ikut terjun ke sungai untuk memberikan pertolongan.

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar didampingi Kapolsek Muara Muntai AKP Salamun mengemukakan, pihaknya menerima laporan warga terkait korban tenggelam di Sungai Perian, Senin (19/11) sekitar pukul 14.00.

"Awalnya, Ernah hendak mengambil perahu di seberang rumah dengan berenang menyeberangi sungai dengan bantuan jeriken, namun ia malah terbawa terbawa arus sungai yang deras."

"Sedangkan, suaminya berupaya menyelamatkannya, namun ikut terbawa arus dan tenggelam," kata Salamun.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas