Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Burung Layang-layang Api Bermigrasi Hingga Australia dan Papua Nugini

Saat terbang, ribuan burung melayang-layang membentuk formasi besar di udara, meliuk-liuk seperti diatur sebelum turun dan hinggap di bentangan kabel

Burung Layang-layang Api Bermigrasi Hingga Australia dan Papua Nugini
TRIBUNJOGJA.COM / Krisna Sumargo
Kawanan burung migran terbang bermanuver meliuk-liuk indah di udara dalam konfigurasi ribuan ekor burung sebelum hinggap di lokasi istirahat di kawasan Jalan Suryotomo, Jumat (23/11/2018) petang 

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA -  Ribuan burung Layang-layang Api (Hirundo rustica) akan menjadi pemandangan yang tidak biasa di kawasan belakang Pasar Beringharjo, Taman Budaya Yogyakarta, hingga sepanjang Jalan Suryotomo dalam beberapa waktu ke depan.

Manuver kawanan burung yang juga dikenal dengan nama Layang-layang Asia itu sangat indah dan menakjubkan.

Saat terbang, ribuan burung melayang-layang membentuk formasi besar di udara, meliuk-liuk seperti diatur sebelum turun dan hinggap di bentangan kabel listrik atau pepohonan.

Kehadiran kawanan burung terpantau sejak bulan lalu dan dikenal sebagai siklus rutin tahunan sebagai fauna migran dari kawasan nontropis.

Kawanan burung yang masuk marga Hirundo ini akan mencari tempat hinggap dan tinggal sepanjang malam selama berminggu-minggu.

Dikutip dari Mongabay.co.id, pemandangan serupa juga terjadi di beberapa daerah lain di Indonesia.

“Namun puncak kedatangan burung burung migrasi itu Desember. Januari, burung layang-layang api sudah berkurang, dan balik pada Maret hingga April,” kata Abdul Rahman Hafif dari Birds Conservation Society (Bicons) kepada Mongabay.

Baca: Selfie Sebelum Bus Berangkat Selfie dan Setelah Kecelakaan

Sekilas, jenis burung ini hampir sama dengan jenis burung walet, tetapi jika diteliti lebih dalam lagi terdapat banyak perbedaan dengan burung layang-layang batu lokal.

Burung Layang-layang api sekitar 15-20 cm, warna biru metalik pada bagian dorsal, putih pada ventral, garis biru di dada, dan warna orange hingga merah di bagian dagu.

Burung jenis ini memiliki ekor cagak agak dalam berbentuk V, dan hidup berkelompok.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jogja
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas