Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tersangka Pembunuh Istri Menangis Saat Adegan Rekonstruksi dan Begitu Selesai Cium Kaki Ayahnya

Tersangka DR (38) warga Bonorowo Kebumen, yang tega menganiaya istrinya hingga meninggal hari ini menjalani rekonstruksi Polres Kebumen, Kamis (29/11)

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sugiyarto
zoom-in Tersangka Pembunuh Istri Menangis Saat Adegan Rekonstruksi dan Begitu Selesai Cium Kaki Ayahnya
ISTIMEWA
Tersangka DR (38) warga Bonorowo Kebumen, yang tega menganiaya istrinya hingga meninggal hari ini direkonstruksi Polres Kebumen, Kamis (29/11). tersangka menyesal dan cium kaki ayahnya. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNNEWS.COM, KEBUMEN - Kasus penganiayaan oleh suami terhadap istri di Kebumen direkonstruksi.

Tersangka DR (38) warga Bonorowo Kebumen, yang tega menganiaya istrinya hingga meninggal hari ini menjalani rekonstruksi Polres Kebumen, Kamis (29/11).

DR beberapa kali terlihat menangis hingga harus menyeka air mata dalam melakukan 15 adegan saat menganiaya Eni Hermawati (27) istrinya.

Rekontruksi atau reka ulang adegan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Aji Darmawan di rumah tersangka di Bonorowo, sekira pukul 08.30 Wib.

"Reka ulang ini untuk melengkapi berkas penyidikan. Dari reka ulang ini kita bisa mengetahui gambaran bagaimana tersangka melakukan penganiayaan kepada istrinya," jelas AKP Aji Darmawan didampingi Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Suparno pada sela-sela kegiatan reka ulang.

Pada adegan pertama, terlihat tersangka memasuki rumahnya sepulang dari kegiatan ronda malam. Selanjutnya, tersangka tidur di samping istrinya di depan televisi.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun posisi tidur keduanya saling membelakangi karena sedang tidak harmonis.

Adegan selanjutnya, korban meludah ke tembok lalu ditegur oleh suaminya karena dianggap tidak sopan.

Pada adegan ini, suami mulai tersinggung dan sakit hati karena sikap sang istri.

Tersangka lalu keluar untuk buang air besar.

Setelah dari WC, tersangka ternyata tak langsung kembali ke tempat tidur, ia memasuki gudang dan mengambil sebilah sabit yang biasa digunakan untuk merumput.

Setelah menemukan sabit, tersangka lantas menghampiri istrinya yang masih tiduran. Ia mengayunkan senjata itu tepat di leher istrinya.

Istri yang tidak berdaya itu sempat berusaha menghalangi sabetan berikutnya.

Tetapi suami yang terlanjur kalap itu justru semakin menjadi untuk menganiaya istrinya hingga meninggal.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas