Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Depresi Karena Cinta, Pemuda Bertato Burung Hanto Nekat Akhiri Hidup

Korban ditemukan tewas tergantung di pohon belakang rumahnya Desa Klegen, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Minggu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Depresi Karena Cinta, Pemuda Bertato Burung Hanto Nekat Akhiri Hidup
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Ilustrasi korban gantung diri 

TRIBUNNEWS.COM, NGANJUK -  Diduga mengalami depresi akibat masalah asmara membuat Yarso Wijanarko (22) nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

Korban ditemukan tewas tergantung di pohon belakang rumahnya Desa Klegen, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Minggu (2/12/2018).

Tubuh korban yang dihiasi tatoo burung hantu pertama kali ditemukan Sunarmi (33) kakaknya saat akan mengisi bak kamar mandi.

Saat itu Sunarmi melihat tubuh adiknya sudah tergantung di pohon di samping kamar mandi. Korban tidak memakai baju hanya memakai celana panjang.

Menyaksikan tubuh adiknya tergantung di pohon membuat Sunarmi sempat shock. Saksi kemudian berteriak meminta tolong hingga terdengar oleh Subiyono (65) tetangganya.

Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada Suminto (38) perangkat Desa Klegen. Selanjutnya kasus gantung diri dilaporkan ke Polsek Rejoso.

Tubuh Yarso oleh kemudian diturunkan dari pohon untuk dilakukan pemeriksaan petugas Indentifikasi Polres Nganjuk dan Puskesmas Rejoso. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Rekomendasi Untuk Anda

Sunarmi menduga tindakan nekat Yarso melakukan gantung diri akibat putus cinta dengan kekasihnya. Indikasinya dalam beberapa hari terakhir terlihat murung. (Didik Mashudi)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Pemuda Bertato Burung Hantu di Nganjuk Ditemukan Gantung Diri, Korban Diduga Depresi akibat Asmara

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas