Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Istri Samuel Pakiding Ungkap Dirinya Sempat Melarang Sang Suami Pergi ke Nduga, Papua

Salah satu istri korban pembantaian KKB di Nduga, Papua sempat melarang sang suami ikut proyek tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Grid Network
zoom-in Istri Samuel Pakiding Ungkap Dirinya Sempat Melarang Sang Suami Pergi ke Nduga, Papua
Kompas.com
Kondisi evakuasi jenazah di Bandara Timika(John Roy Purba/Isitimewa) 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus pembunuhan 31 pekerja pembangunan jembatan di Nduga, Papua oleh KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) tengah menjadi perhatian publik.

Berita sebelumnya menyebutkan bahwa, kasus pembunuhan 31 pekerja pembangunan jembatan di Nduga, Papua ini berawal dari para pekerja yang mengambil gambar upacara KKB.

Hingga saat ini pihak pemerintah melalui TNI dan Polri terus berupaya untuk mengevakuasi korban kasus pembunuhan 31 pekerja pembangunan jembatan di Nduga, Papua dan juga mengejar KKB.

Salah satu korban yang telah berhasil dievakuasi adalah Samuel Pakiding, warga Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Jenazah Samuel Pakiding telah sampai di rumah duka, Jalan Tengko Situru RT 25 KM 5 Bukit Sion, Jahab, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (8/12).

Dilansir dari Kompas.com, tangis istri Samuel, Agus Rudia Pasa pecah ketika peti mayat yang berisi jenazah suaminya sampai di rumah.

Pasa sempoyongan memeluk peti jenazah Samuel dan berulang kali menyebut nama Tuhan.

Rekomendasi Untuk Anda

Kematian Samuel adalah ujian terberat dalam hidupnya.

Lanjut ke Halaman Berikutnya

Sumber: Grid.ID
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas