Sumber Api Muncul di Tengah Sungai Kacangan Gegerkan Banjarnegara
Keberadaan gas itu bahkan sudah diketahui warga sejak puluhan tahun silam, namun belum termanfaatkan hingga sekarang
Editor: Eko Sutriyanto
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki
TRIBUNNEWS.COM, BANJARNEGARA - Masyarakat Banjarnegara dihebohkan kemunculan api yang berkobar di jalan akses perkebunan warga, Desa Majatengah, Banjarmangu beberapa waktu lalu.
Api muncul dari dalam lubang retakan longsor sehingga terkesan mengerikan.
Kemunculan gas alam ternyata juga terjadi di desa lain di Kecamatan Banjarmangu.
Tak jauh dari Desa Majatengah, api yang diduga bersumber dari gas alam juga muncul di Desa Sijenggung, Kecamatan Banjarmangu.
Menariknya, fenomena itu terjadi bukan di daratan lapang, melainkan tengah Sungai Kacangan yang membelah desa, sementara hulu sungai itu berada di atas Desa Majatengah, dekat penemuan gas alam di areal retakan.
Tribun mencoba membuktikan kebenaran informasi itu dengan mendatangi lokasi keberadaan gas alam di Sungai Kacangan.
Suhedi, Ketua Rt 3 Rw 2 Desa Sijenggung menemani perjalanan kami dengan menggenggam sebuah linggis.
Baca: 5 Kuliner Khas Dieng, Banjarnegara: Ada Buntil yang Mirip dengan Kuliner dari Turki
Di musim penghujan saat ini, kata dia, belum tentu menemukan titik api yang diinginkan.
Butuh usaha lebih keras untuk menemukannya.
Lahan yang diduga mengandung gas alam relatif basah karena sering terguyur hujan. Sehingga api tidak mudah dipantik.
Beruntung, gundukan tanah di tengah sungai itu tidak tenggelam oleh banjir. Air sungai surut kala itu. Sebuah batu besar mampu menahan arus atau membelokkannya sehingga tak langsung menerjang lahan.
"Kalau ke sini pas terang (kemarau), api mudah menyala. Kalau musim hujan susah," katanya.
Tanah lahan di tengah sungai itu memang agak berbeda dengan lahan lain di sekitarnya.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.