5 Hari Jenazah Napi Lapas Kerobokan Masih di Sanglah, Kalapas Kesulitan Hubungi Pihak Keluarga
Seorang narapidana Kerobokan meninggal dunia di RSUP,Sanglah,Denpasar, Minggu (30/12/2018). Hingga hari ini pihak keluarga belum bisa dihubungi.
Editor: Miftah
Laporan Wartawan Tribun Bali Busrah Ardans
TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Seorang narapidana beridentitas Drs Agus Suprastia (60) yang menghuni Lapas Kelas II A Kerobokan diketahui meninggal dunia di RSUP Sanglah,Denpasar, Bali, Minggu (30/12/2018) lalu, karena sakit.
Hingga hari ini, Kamis (3/1/2019), jenazah Agus masih berada di kamar jenazah RSUP Sanglah karena pihak keluarga belum bisa dihubungi.
Total lima hari usai dinyatakan meninggal dunia, jenazah Agus masih belum dijemput pihak keluarga.
Kalapas Kerobokan Tonny Nainggolan saat dikonfirmasi tribun-bali.com Kamis (3/1/2019) siang membenarkan kabar meninggalnya Agus.
Dia berharap ada keluarga yang bisa dihubungi untuk mengambil jenazah Agus.
"Jadi dia itu meninggalnya di rumah sakit. Sudah lama, keluarganya gak ada makanya kami coba umumkan di media massa," harap dia.
Dia melanjutkan, pihaknya telah mencari tahu keberadaan keluarga lewat alamat-alamat yang ada namun masih nihil.
"Kami sudah cari sesuai alamat yang divonis tapi tidak ada. Kami sudah hubungi Jaksanya, gak dapat, polisi dan Juper yang menangkapnya tapi gak dapat juga," lanjut dia.
Sebelum ke Dinas Sosial, pihaknya berupaya menginformasikan melalui media sosial untuk mendapat titik terang.
"Upaya terakhir kami akan ke Dinas Sosial jika tidak ada jawaban. Maka ini kami coba ke media sosial dulu," jelasnya kepada tribun-bali.com siang tadi. (*)