Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Beburu Hingga Jelang Subuh, Ribuan Tikus Berhasil Ditangkap

Mereka bahu-membahu mengejar dan menangkap tikus secara manual dengan cara ditangkap dengan tangan atau dipukul pakai balok kayu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Beburu Hingga Jelang Subuh, Ribuan Tikus Berhasil Ditangkap
Intisari Online
Ilustrasi tikus 

Laporan Wartawan Banjarmasin Post Idda Royani


TRIBUNNEWS.COM, MARTAPURA - Pemberangusan tikus digencarkan petani di Kabupaten Banjar,  bahkan di antara mereka rela begadang hingga menjelang subuh untuk memburu binatang perusak tanaman padi tersebut.

Kegiatan itu dilakukan oleh anggota Kelompok Tani Harapan Makmur dan empat poktan lainnya yang ada di Desa Tambakanyar, Kecamatan Martapura Timur.

Bersama kalangan penyuluh dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) setempat, mereka turun ke lokasi persawahan, Minggu (13/01/2019) malam hingga menjelang subuh atau sekitar pukul 03.00 Wita.

Turut serta pada kegiatan perburuan tikus (gropyokan) tersebut yakni dari unsur muspika, perwakilan dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Banjar, dan Dinas Peternakan dan Perkebunan Banjar.

Mereka bahu-membahu mengejar dan menangkap tikus secara manual dengan cara ditangkap dengan tangan atau dipukul pakai balok kayu. Sedangkang tikus yang bersembunyi di pepohonan ditembak dengan senapan angin.

Rekomendasi Untuk Anda

Tanpa menghiraukan lelah letih, mereka kembali turun ke sawah, Senin (14/01/2019) pukul 06.00 Wita hingga 09.00 Wita.

Hasilnya lumayan, sebanyak 2.236 ekor tikus yang berhasil ditangkap secara manual. Selanjutnya binatang pengganggu ini dikumpulkan dan dikubur.

"Itu murni tangkapan yang dilakukan secara manual. Sedangkan pembasmian tikus melalui pengumpanan rodentisida (racun tikus) dan emposan tidak bisa terdeksi dengan jumlah hitunngan. Jadi, tikus yang terbasmi jumlahnya jauh lebih banyak," ucap Kepala BPP Martapura Timur,  Budi Santoso.

Guna menyemangati kalangan petani memburu tikus,  pihaknya memberikan hadiah terhadap perolehan terbanyak. Sebanyak 13 peserta yang mampu menangkap tikus dalam jumlah banyak.

Sumber biaya kegiatan tersebut dari swadaya masyarakat (petani), BPP, dan PPL setempat. Sedikitnya 50 orang yang terlibat pada kegiatan perburuan tikus itu.

Kegiatan pemberangusan tikus dilaksanakan secara berkelanjutan sejak sepuluh tahun lalu namun kegiatan secara besar-besaran mulai dilaksanakan sejak dua tahun lalu.

Penggencaran kegiatan tersebut untuk membebaskan Martapura Timur dari serangan hama tikus.

Kegiatan serupa beberapa hari lalu juga dilakukan oleh petani di Desa Sungaibatang, Kecamatan Martapura Barat. Beberapa jam dimulai sejak pukuk 08.00 Wita, sedikitnya saat itu berhasil menangkap 103 ekor tikus.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas