Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Korban Tsunami Masih Ada yang Tinggal di Pengungsian

Rencana pembuatan hunian sementara bagi warga yang rumahnya rusak diterjang tsunami, masih belum terealisasikan

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Korban Tsunami Masih Ada yang Tinggal di Pengungsian
Tribunlampung/Dedi
Warga Way Muli Timur tinggal di tenda pengungsian 

Laporan Wartawan Tribunlampung Dedi Sutomo

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG SELATAN  – Hampir satu bulan warga korban tsunami selat Sunda di desa Way Muli Timur kecamatan Rajabasa tinggal di tenda-tenda pengungsian.

Saat ini warga yang kehilangan rumahnya akibat diterjang tsunami selat Sunda pada 22 Desember 2018 lalu, berada di tenda darurat terpadu yang berada di kaki bukit di desa Way Muli Timur.

Rencana pembuatan hunian sementara  bagi warga yang rumahnya rusak diterjang tsunami, masih belum terealisasikan.

Warga sendiri menunggu adanya huntara tersebut.

Rencananya huntara akan dibangun berdampingan dengan lokasi tenda darurat terpadu yang saat ini menjadi tempat hunian warga.

Baca: Teman-teman Ayahnya Meninggal Dunia Karena Tsunami, Anak Anji Ungkap Ketidaksukaannya dengan Lautan

“Sampai sekarang belum terlihat adanya proses pembangunan huntara,” terang Imah, salah seorang warga, jumat (18/1).

Rekomendasi Untuk Anda

Warga yang berada di tenda pengungsian darurat sendiri mengaku mereka masih belum lagi bisa beraktivitas.

Selain rumah mereka yang hancur diterjang tsunami, sumber matapencaharian warga yang sebagian nelayan juga terdampak tsunami.

Warga sendiri masih belum tahu sampai kapan kondisi saat ini mereka jalani.

Mengingat rencana bantuan alat tangkap bagi nelayan pun belum ada.

Begitu juga dengan warga yang bekerja di budidaya pembibitan udang (hicerry).

Sebagian terpaksa kini menganggur karena budidaya hicerry tempat mereka bekerja juga terdampak tsunami selat Sunda.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah kabupaten Lampung Selatan, Fredy SM selaku ketua tim rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana tsunami mengatakan saat ini huntara sedang dalam proses penyelesaian pembangunan.

“Saat ini sedang kita lakukan untuk pembangunan huntara ini. Di beberapa desa di pesisir sedang dalam tahap pekerjaan oleh beberapa instansi yang membantu pemerintah. Memang pembangunan huntara ini bertahap,” kata dia kepada tribun.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas