Pria Ini Seorang Caleg, Tidak Disangka Pekerjaan dan Cara Unik Sosialisasikan Program
Dengan keterbatasan dana, dirinya tidak berhenti berpikir bagaimana cara berkampanye dengan mengeluarkan biaya kecil
Editor:
Eko Sutriyanto
Ia mengaku, setiap beberapa hari sekali mengikuti pengajian rutin, dari situlah dirinya mengajak para jemaah untuk berdiskusi mengenai pencalegan yang ia lakukan.
"Bukan pada pengajiannya, tetapi setelah pengajian itu saya memperkenalkan diri dan mengajak berdiskusi dan hingga saat ini belum pernah diperingatkan oleh Bawaslu," katanya.
Tak berhenti sampai di situ dirinya juga bertandem dengan caleg provinsi maupun pusat untuk memperkenalkan dirinya kepada warga.
Dwi juga mengaku tidak membuat baliho atau rontek yang dipasang di pinggir jalan.
"Saya hanya membuat stiker-stiker kecil yang ditempelkan di beberapa tempat, saya ingin membuktikan bahwa caleg itu bukan diukur dari materi yang dipunyai tetapi caleg berkualitas diukur dari Sumber Daya Manusia (SDM)," jelasnya.
Dalam Pemilu 2019 kali ini, dirinya menargetkan sebanyak 2.500 suara yang sebagian didapat dari organisasi Muhammadiyah maupun tetangga sekitarnya.
Jika terpilih nanti ia akan memperjuangkan wong cilik dan tidak akan lupa kepada para pemilihnya
Baca tanpa iklan