Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dibuang Sejak Sabtu Subuh, Jasad Korban Pembunuhan Ini Belum Berhasil Ditemukan

Proses pencarian ini diperpanjang hingga muara dikarenakan jasad korban pembunuhan itu dibuang dalam waktu berhari-hari

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Dibuang Sejak Sabtu Subuh, Jasad Korban Pembunuhan Ini Belum Berhasil Ditemukan
Tribun Jateng/dhian adi putranto
Pelaku pembunuhan Sri Setyowati, Ashar memperagakan adegan pembuangan jenazah korban di Kalibodri 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Dhian Adi Putranto

TRIBUNNEWS.COM, KENDAL - Jasad Sri Setyowati, warga Kelurahan Pandean Lamper Kecamatan Gayamsari Kota Semarang yang dibunuh Ashar (31) di Perumahan Witjitraland, Langengharjo Kabupaten Kendal hingga saat ini belum ditemukan.

Sri Setyowati dibuang di Kalibodri Kabupaten Kendal pada Sabtu (16/2/2019) dini hari.

BPBD Kabupaten Kendal menyusuri lokasi pembuangan jenazah awal yakni dari Jembatan Kalibodri hingga muara di Desa Pidodo Kulon Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal.

Kepala BPBD Kendal, Wiwit Andariyono mengatakan, proses pencarian ini diperpanjang hingga muara dikarenakan jasad korban pembunuhan itu dibuang dalam waktu berhari-hari.

Terlebih pada saat pembuangan jasad, arus di sungai tersebut cukup deras.

"Proses pencarian ini akan dilakukan selama tiga hari ke depan. Namun kembali lagi, kami juga perlu melihat situasi di lapangan," jelasnya, Senin (18/2/2019).

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam pencarian itupun, pihaknya mengerahkan 2 grup.

Tiap grup menggunakan satu perahu karet.

"Prediksi jasad sudah berada di muara, karenanya kami fokus melakukan pencarian hingga ke sana," jelasnya.

Sebelumnya, penuturan pelaku pembunuhan Sri Setyowati, Ashar, kejadian bermula pada saat korban datang ke rumahnya pada Rabu (13/2/2019) siang untuk membicarakan masalah jual-beli.

Namun selanjutnya korban menyinggung pemasalahan uang sebesar Rp 500 ribu, komisi dari perjanjian bisnis yang ia lakukan dengan korban beberapa waktu lalu.

"Dia menagih uang komisi yang diberikan ke saya untuk menjualkan rumah karena dahulu rumahnya tidak jadi terjual. Bahkan dia mau nagih ke istri saya, spontan marah terus menusuk pakai gunting" jelasnya. 

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas