Hasil Autopsi Jenazah Deasy Tuwo Diungkap Polisi, Kapolres Tomohon Sebut akan Lanjutkan Penyidikan
Kapolres Tomohon AKBP Raswin Bachtiar Sirait SIK SH MSi mengatakan, untuk kasus Deasy Tuwo, korban dimakan buaya, saat ini sudah tahap penyidikan.
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
TRIBUNNEWS.COM, TOMOHON - Kapolres Tomohon AKBP Raswin Bachtiar Sirait SIK SH MSi mengatakan, untuk kasus Deasy Tuwo, korban dimakan buaya, saat ini sudah tahap penyidikan.
"Untuk saksi sudah kami periksa sejumlah 14 orang, hasil autopsi sudah keluar, keterangan dokter menyatakan, korban meninggal akibat gigitan hewan besar," katanya, Selasa (19/02/2019).
Baca: Puluhan Peserta Kirab Api Cinta Susuri Jalanan di Solo Melihat Hasil Kerja Jokowi saat Wali Kota
Baca: Terkait Gempa Malang, BMKG: Gempa di Malang Akibat Menyusupnya Lempeng Indo-Australia
Intinya menurut Kapolres Tomohon adalah, dari gigitan itu masih terdapat resapan darah.
"Korban meninggal pada saat tergigit, Kami tetap melanjutkan penyidikan, Terkait dengan pasal 40 ayat 2 junto pasal 21 ayat 2 terkait dengan hewan yang dilindungi tidak boleh dipelihara tanpa izin," katanya.
Ia berharap kepada warga agar memiliki Izin jika memelihara hewan dilindungi.