Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Viral, Dua Pemuda Dipukuli Sampai Tewas di Universitas Negeri Medan, Ternyata Ini Penyebabnya

Video dua pria dihajar sampai tewas di Universitas Negeri Medan viral di media sosial.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Aji Bramastra
zoom-in Viral, Dua Pemuda Dipukuli Sampai Tewas di Universitas Negeri Medan, Ternyata Ini Penyebabnya
Tribun Medan/screen shoot
Dua Pemuda Tewas Dianiaya di Universitas Negeri Medan. Keluarga Minta Pelaku Pengeroyokan Ditangkap. 

Keduanya lantas diarahkan ke pos sekuriti, lantaran ada dua terduga maling helm yang sedang dihakimi oleh para mahasiswa dan warga setempat.

Kedua pelaku tersebut tampak sekarat dan tidak sadarkan diri.

Pasca kejadian main hakim sendiri, petugas Reskrim Polsek Percutseituan yang mendapat informasi, langsung menuju ke lokasi.

Kedua pelaku yang diamuk massa sempat dibawa ke RS Haji untuk mendapat perawatan medis.

Namun, akibat luka serius di tubuh kedua pelaku akhirnya tewas.

Petugas kemudian mengevakuasi jasad kedua terduga pencuri itu ke RS Bhayangkara Medan untuk kepentingan otopsi.

Terpisah, Kapolsek Percutseituan Kompol Faidil Zikri yang dikonfirmasi membenarkan terkait tewasnya Jhoni Pernando dan Steven.

Rekomendasi Untuk Anda

Keduanya dituduh mencuri dua buah helm lalu dimassa dan akhirnya meninggal di RS Haji.

"Untuk kedua korban (pencurian), M Arif Gunawan Siregar dan Riana Pratiwi sudah dimintai keterangannya," ujar Kapolsek, Rabu (20/2/2019).

Disinggung soal oknum petugas keamanan kampus (sekuriti) Universitas Negeri Medan diduga turut serta melakukan penganiayaan terhadap kedua pelaku polisi belum bisa memastikan.

Begitu juga soal informasi yang beredar bahwa salah satu korban yang meninggal dunia akibat diamuk massa merupakan anak polisi.

"Belum tahu soal itu karena belum ada laporan," kata Kompol Faidil Zikri.

"Keduanya diduga melakukan pencurian helm," imbuh Faidil, Rabu (20/2/2019).

Jasad Joni dan Steven sudah dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk kepentingan autopsi.

"Kasus ini masih terus kita selidiki. Korban yang kehilangan helm juga sudah dimintai keterangan," tukas Faidil.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas