Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kabur dari Lapas Sidoarjo, Seorang Napi Kepergok Sembunyi di Dalam Lemari

terpidana kasus perlindungan anak asal Malang yang selama ini tinggal di Desa Keboan Sikep, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Kabur dari Lapas Sidoarjo, Seorang Napi Kepergok Sembunyi di Dalam Lemari
Surya
Narapidana yang kabur dari Lapas Kelas IIA Sidoarjo ditangkap kembali, Rabu (20/2/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, SIDOARJO - Seorang narapidana kabur dari Lapas Kelas IIA Sidoarjo, Rabu (20/2/2019).

Narapidana itu Hadi Supriyanto, terpidana kasus perlindungan anak asal Malang yang selama ini tinggal di Desa Keboan Sikep, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo.

Dalam kasusnya tersebut, Hadi divonis hukuman penjara selama 2,5 tahun.

Dan dia sudah menjalani hukumannya sekitar 16 bulan. Di dalam Lapas, Hadi sudah menjadi tamping.

"Tugasnya membuang sampah pada pagi dan sore hari," kata Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo Mohammad Susanni, Kamis (21/2/2019).

Aktivitas itu dilakoninya setiap hari. Termasuk pada Rabu (20/2/2019) sore, dia bertugas membuang sampah keluar lapas.

Sore itu, setelah membuang sampah dan hendak kembali masuk ke lapas. Hadi tiba-tiba minta pinjam korek api ke seorang temannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Karena temannya itu tidak punya korek, dia kemudian berjalan ke jalan raya.

Ternyata itu sisasatnya untuk kabur.

Begitu di jalan raya, narapidana ini langsung melepas baju tahanannya dan berlari ke utara alun-alun untuk kabur.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 16.00 WIB.

Mengetahui itu, petugas Lapas langsung berusaha mengejarnya.

Termasuk beberapa pejabat struktural juga ikut turun langsung untuk melakukan pencarian.

Mereka menyebar ke berbagai lokasi.

Termasuk Kasubsi Bimkemaswat Lapas Klas IIA Sidoarjo Rudi Kristiawan, juga meluncur ke kawasan Gedangan.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas