Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Warsi Ditemukan Tewas, Diduga Akibat Tersambar Petir

Satu buah topi terbuat dari bambu yang digunakan korban diamankan sebagai barang bukti

Warsi Ditemukan Tewas, Diduga Akibat Tersambar Petir
net
Ilustrasi mayat 

Laporan Wartawan Surya M Sudarsono


TRIBUNNEWS.COM,  TUBAN - Sesosok mayat perempuan ditemukan tergeletak di tanah Persil Petak 36D, KPH Parengan, Desa Nguluhan, Kecamatan Montong, Tuban, Rabu (6/3/2019).

Belakangan mayat yang sempat menggegerkan warga sekitar tersebut diketahui bernama Warsi (47), warga setempat.

Dari hasil penyelidikan polisi, Warsi tewas karena diduga tersambar petir.

Kapolsek Montong, AKP Noersento mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan anggota bahwa korban ini sudah pamit untuk memupuk jagung Selasa kemarin (5/3/2019).

Namun, ditunggu keluarga sehari ternyata tidak kunjung pulang hingga seorang warga yang menemukan Warsi dalam kondisi tewas.

"Kemarin siang hujan disertai petir lalu korban tak kunjung pulang. Diduga saat itu korban tersambar," kata Noersento kepada wartawan.

Noersento menjelaskan petugas yang mendapatkan laporan lalu datang ke lokasi untuk memastikan kondisinya.

Baca: Terobosan Baru Kejari Tuban, Bayar Tilang di Kantor Pos, Setelahnya STNK Dikirim ke Rumah

Ternyata korban mengalami sejumlah luka akibat tersambar petir yakni luka dada melepuh, telinga kiri robek dan mengeluarkan darah, dan kedua belah betis mengalami luka bakar.

Satu buah topi terbuat dari bambu yang digunakan korban diamankan sebagai barang bukti.

"Korban lalu diperiksa medis di puskesmas dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Keluarga dari pihak suami (Lasimo, 50) juga sudah menerima kejadian tersebut," pungkasnya.

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Surya
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas