Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

KM Awu terbakar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Diduga Ini Penyebabnya

Sebuah Kapal KM Awu terbakar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, tepatnya di PT Jasa Marina Indah (JMI), malam ini, Senin (25/3/2019).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in KM Awu terbakar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Diduga Ini Penyebabnya
TRIBUN JATENG/JAMAL A NASHR
Kebakaran KM Awu di Galangan JMI Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Senin (25/3/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Sebuah Kapal KM Awu terbakar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, tepatnya di PT Jasa Marina Indah (JMI), malam ini, Senin (25/3/2019).

Saat kejadian kapal dalam kondisi kosong. Tidak ada pekerja galangan yang berada di atas kapal.

"Tidak ada pekerja yang lembur," sebut security JMI unit 1, Listiyono di lokasi kejadian.

Sebelum api terlihat, aliran listrik di kapal sedang mati. Tidak ada lampu yang menyala.

"Api pertama terlihat dari lantai paling atas kapal," katanya.

Hingga kini, sejumlah kapal dan mobil pemadam dikerahkan ke lokasi kejadian.

Terlihat bagian depan atau daerah anjungan yang terbakar.

Rekomendasi Untuk Anda

KM Awu terbakar di Galangan Janata Marina Indah (JMI) Unit 1 Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Api pertama kali muncul dari kamar nahkoda kapal, Senin (25/3/2019) pukul 18.00 WIB.

Saat kejadian kapal baru saja dipindah ke dop galangan.

Saat bersandar, api tiba-tiba muncul dari kamar nahkoda di lantai enam kapal.

Kapal ini diketahui merupakan milik PT Pelni.

"Nahkoda turun ke kamar, tau-tau ada asap di kamar. Saya tidak tahu di kamar nahkoda ada apa yang dipakai, apa ada yang korsleting, tidak tahu," sebut Pengawas Perbaikan Kapal PT Pelni, Royani di lokasi kebakaran.

Ia mengatakan, KM Awu berada di Galangan JMI untuk menjalani perbaikan tahunan.

Kapal sudah berada di Galangan JMI selama sepuluh hari.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas