Ayu Korban Kecelakaan Bus Karyawan Malaysia Airlines Mestinya Lebaran Ini Lakukan Lamaran
Begitu sampai di area Kargo Bandara pihak BP3TKI dan Kedutaan menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga
Editor: Eko Sutriyanto
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Empat jenazah Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Sumatera Utara dan Aceh yang menjadi
Empat tenaga kerja wanita Indonesia korban kecelakaan bus karyawan Malaysia Airlines tiba di Bandara Kualanamu Kamis, (11/4/2019).
Mereka adalah jenasah Rosvita Loka Harahap warga Desa Paluh Manan Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang, Ayu warga Desa Pamatang Ganjang Kecamatan Seirampah, Serdang Bedagai, Azura Afrianti warga Aceh Tengah dan Fitri Nurjahari warga Aceh Tamiang.
Pemulangan jenazah dari Malaysia ini difasilitasi oleh pihak Kedutaan Besar Indonesia dan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Medan.
Begitu sampai di area Kargo Bandara pihak BP3TKI dan Kedutaan pun langsung menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga.
Salah satu orangtua korban, Zulkarnain kalau anaknya Ayu merupakan anak yang baik.
Baca: Ganggu Petugas KKP, Kapal dan Helikopter Malaysia Masuk 17 Mil Ke Perairan Indonesia
Ia tidak menyangka kalau kepergian anak ketiganya itu begitu cepat.
"Rencananya lebaran ini dia mau pulang karena mau acara lamaran. Saya beserta istri langsung berangkat ke Malaysia begitu mendapat kabar anak saya ini meninggal dunia. Yang ngabari pacarnya orang Malaysia. Kalau di sana alhamdulillah kita dilayani dengan baik enggak ada dipersulit," kata Zulkarnain.
Meski saat berada di Malaysia ia sudah sempat melihat jenazah anaknya, namun begitu melihat peti jenazah anaknya ini ia pun tidak dapat membendung air matanya.
Ia menangis begitu menyentuh peti jenazah anaknya.