Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Buaya yang Meresahkan Warga Desa Kuta Simboling Belum Berhasil Ditangkap

Buaya itu tidak juga masuk ke dalam perangkap yang terbuat dari kerangkeng besi, kendati sudah dipasang umpan ayam putih di dalamnya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Buaya yang Meresahkan Warga Desa Kuta Simboling Belum Berhasil Ditangkap
Istimewa
Ilustrasi buaya 

TRIBUNNEWS.COM, SINGKIL - Upaya  perangkap buaya yang dipasang Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh bersama warga di sungai dekat rumah penduduk kawasan Desa Kuta Simboling, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil belum membuahkan hasil.

Buaya itu tidak juga masuk ke dalam perangkap yang terbuat dari kerangkeng besi, kendati sudah dipasang umpan ayam putih di dalamnya.

Warga semakin tertantang untuk menangkap hewan karnivora tersebut.

Strategi pun diubah dengan mengganti umpan dari ayam ke bebek hidup yang bisa berenang di permukaan air.

“Hingga saat ini, buaya belum juga masuk dalam perangkap. Karenanya, umpan kita ganti dari ayam jadi bebek hidup,” kata Kaya, warga Kuta Simboling kepada Serambi, Jumat (12/4).

Kaya meyakini, penggunaan umpan bebek hidup itu akan membuahkan hasil.

Baca: Jenazah Bocah Karni Ditemukan 100 Meter dari Tempat Awal Dia Diterkam Buaya

Sebab, diperkirakan buaya akan terpancing dengan gerakan bebek yang diletakkan dalam kerangkeng besi.

Rekomendasi Untuk Anda

“Setelah umpannya diganti bebek, kami yakin buaya akan masuk jebakan,” ujarnya penuh keyakinan yang diamini warga lainnya.

Untuk diketahui, sejak sepekan terakhir, warga Kuta Simboling, Suka Makmur, dan Siti Ambia yang lokasinya berdekatan dengan sungai diresahkan dengan penampakan buaya berukuran besar.

Hewan predator itu kerap muncul di sungai yang berada di dekat permukiman warga.

Keresahan warga dipicu lantaran mereka kerap menggunakan sungai itu untuk tempat mandi, mencuci, serta mencari nafkah. Belum lagi sungai tersebut menjadi wahana bagi anak-anak desa itu untuk bermain dan berenang.

Menjawab kekhawatiran itu, BKSDA dibantu warga setempat memasang perangkap penangkap buaya sejak Rabu (10/4), di sungai tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas