Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kerugian Akibat Banjir dan Longsor di Bengkulu Mencapai Rp 144 Miliar

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan nilai kerugian akibat banjir dan longsor di Bengkulu capai Rp 144 miliar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Gita Irawan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Kerugian Akibat Banjir dan Longsor di Bengkulu Mencapai Rp 144 Miliar
BNPB
Banjir di Bengkulu. 

Sedangkan di wilayah Kaur tiga fasilitas pendidikan rusak berat dan di Kota Bengkulu tiga lainnya terendam.

Pada sektor peternakan sejumlah ternak yang mati anta lain sapi, kerbau, kambing, domba, ayam dan itik dengan jumlah total 857 ekor.

"Wilayah paling terdampak untuk sektor peternakan berada di Bengkulu Utara dengan total ternak 320 ekor," kata Sutopo Purwo Nugroho.

Selain itu, sekitar 3.000 hektar lahan pertanian mengalami kerusakan.

Perjalanan Terios 7 Wonders 2019 Jelajah Bumi Raflesia diadang banjir saat menuju ke pusat pelatihan gajah, Seblat, Bengkulu, Sabtu (27/4/2019).
Perjalanan Terios 7 Wonders 2019 Jelajah Bumi Raflesia diadang banjir saat menuju ke pusat pelatihan gajah, Seblat, Bengkulu, Sabtu (27/4/2019). (Tribun Bogor)

Rincian kerusakan lahan sebagai berikut:

Sawah 2.648,06 ha, ladang jagung 221,59 ha, kacang hijau tanah 8,25 ha, dan kacang hijau 3,25 ha.

"Sedangkan sektor perkebunan, sejumlah 775 batang sawit terdampak," kata Sutopo Purwo Nugroho.

Rekomendasi Untuk Anda

Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, di sektor infrastruktur, jaringan listrik masih dilakukan perbaikan dengan perkembangan pemulihan mencapai 74,28 persen pada 30 April lalu.

"BPBD melaporkan gardu distribusi sejumlah 42 unit masih padam dan 2.496 jaringan listrik pelanggan belum menyala," kata Sutopo Purwo Nugroho.

Baca: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Hari Ini Kamis 2 Mei 2019, Hujan Petir Landa Surabaya & Mataram

Ia mengatakan, mengingat luas banjir dan skala dampak yang ditumbulkan maka jumlah kerugian akan banyak bertambah.

Sutopo Purwo Nugroho juga mengatakan, BPBD sampai saat ini masih melakukan pendataan kerusakan akibat banjir dan longsor yang dipicu hujan deras di seluruh wilayah Bengkulu pada 26 April 2019 sore hingga 27 April 2019 pagi.

"BNPB masih terus mengirimkan bantuan ke Bengkulu seperti tenda, makanan siap saji, dan logistik lainnya. Saat ini sebagian besar banjir sudah surut dan daerah dapat dijangkau. Sampah, lumpur dan material yang dihanyutkan banjir banyak menutup jalan dan permukiman sehingga perlu dibersihkan," kata Sutopo Purwo Nugroho.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas